Author: restrodepok

  • SPPG Polda Maluku Raih Penghargaan SPPG Inspiradaya 2025, Perkuat Komitmen Pemberdayaan dan Keamanan Pangan Berbasis Komunitas

    Jakarta, 9 Desember 2025 — Prestasi membanggakan diraih Satuan Penyelenggara Program Gizi (SPPG) Polda Maluku yang dikenal sebagai SPPG Kota Ambon Sirimau Batumerah 3. Dalam acara Penganugerahan SPPG Inspiradaya 2025 di Anjungan Jawa Tengah, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), SPPG Polda Maluku dinobatkan sebagai salah satu dari 20 SPPG terbaik nasional, mengungguli ratusan SPPG di seluruh Indonesia. Penghargaan diberikan langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Dr (HC) Drs. A. Muhaimin Iskandar, M.Si., dalam kegiatan bertema “MBG: Gizi Terjangkau, Ekonomi Tumbuh, Masyarakat Sejahtera.” Tema ini selaras dengan upaya Polri dalam mendukung penuh Astacita Presiden Prabowo, khususnya dalam keamanan pangan, pemerataan gizi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    SPPG Polda Maluku meraih penghargaan ini berkat kontribusinya dalam pemberdayaan kelompok rentan, penguatan dapur gizi komunitas, serta inovasi pemanfaatan pangan lokal Maluku sebagai fondasi kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran Kepala SPPG Polda Maluku, Febrianti Kolly, bersama Ibu Nursiah, anggota Pengurus Bidang Sosial Bhayangkari Daerah Maluku, yang memastikan pengelolaan dapur gizi berjalan aman, terstandar, serta melibatkan tenaga kerja dari kelompok disabilitas, pekerja usia lanjut, hingga anak muda.

    Dalam keterangannya, Febrianti Kolly menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya dapat membawa nama Maluku ke tingkat nasional. “Perkenalkan nama saya Febrianti Kolly dari SPPG Batumerah 3, yang juga dikenal sebagai SPPG Polda Maluku. Hari ini saya hadir di Jakarta untuk menerima penghargaan dari Kemenko PM. Kami terpilih dari ratusan SPPG di Indonesia dan masuk dalam 20 besar terbaik nasional. Ini sebuah kehormatan dan juga tanggung jawab besar bagi kami.” Ia menjelaskan bahwa kolaborasi antara Polda Maluku, Bhayangkari, pemerintah desa, dan para penggerak lokal telah membuat program berjalan efektif dan berdampak nyata. Dalam agenda Inspiradaya 2025, SPPG Polda Maluku turut menampilkan pangan lokal khas Maluku—daun singkong tumis, ikan tumis kemangi, pisang rebus, dan aneka ubi—yang mencerminkan kedekatan dengan kultur masyarakat sekaligus memenuhi standar keamanan pangan dapur Polri.

    Selain capaian prestasi ini, MBG Polri juga menghadirkan keamanan pangan sebagai kekhasan utama SPPG Polri. Irjen Pol Nurworo Danang menjelaskan bahwa seluruh dapur MBG Polri menerapkan sistem pengawasan ketat dengan melibatkan fungsi Dokkes Polri dan standar food security setiap hari sebelum makanan didistribusikan kepada penerima manfaat. “Keamanan pangan adalah ciri khas SPPG Polri. Setiap hari, seluruh bahan makanan dan proses pengolahan diperiksa oleh Dokkes serta melalui pengawasan food security yang ketat sebelum dikirimkan ke masyarakat. Tujuannya jelas: mencegah keracunan, menjaga kualitas, dan memastikan tidak ada pihak yang dirugikan. Ini adalah bagian penting dari komitmen Polri dalam memberikan layanan gizi yang aman dan bertanggung jawab,” ujar Irjen Pol Nurworo Danang.

    Polri juga tengah mempercepat pembangunan SPPG di wilayah 3T (terluar, terjauh, terpencil) sebagai upaya pemerataan akses layanan gizi aman di seluruh Indonesia. Hingga 10 Desember 2025, Polri menyiapkan SPPG pada 16 titik di NTT, 7 titik di Papua, dan 5 titik di Papua Barat. Secara nasional, perkembangan pembangunan SPPG menunjukkan kemajuan signifikan dengan 294 unit sudah operasional, 135 unit dalam tahap persiapan operasi, 266 unit dalam tahap pembangunan, serta 408 unit dalam tahap groundbreaking, sehingga total keseluruhan mencapai 1.103 unit SPPG di seluruh Indonesia.

    Melengkapi perkembangan tersebut, Irjen Pol Nurworo Danang kembali menegaskan bahwa pembangunan SPPG hingga wilayah paling terpencil merupakan wujud komitmen besar Polri dalam mendukung agenda nasional. “Persiapan SPPG di 16 titik NTT, 7 titik Papua, dan 5 titik Papua Barat adalah langkah konkret Polri memastikan masyarakat 3T mendapat layanan gizi aman, berkualitas, dan sesuai standar. Total 1.103 SPPG yang kini dibangun dan beroperasi menunjukkan komitmen kuat Polri dalam mendukung Astacita Presiden Prabowo melalui penguatan keamanan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya.

    Dengan penghargaan dan perluasan pembangunan SPPG ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat inovasi pangan lokal, memastikan keamanan pangan yang ketat, memperluas pelibatan masyarakat, dan menjaga kualitas dapur MBG sebagai pilar penting kesehatan dan pemberdayaan komunitas. Hal ini menunjukkan bahwa Polri terus menghadirkan informasi dan program penting yang harus segera diketahui masyarakat, sekaligus memperkuat pelayanan gizi sebagai bagian dari kontribusi besar Polri bagi Indonesia yang sehat dan berdaya

  • PEMBANGUNAN JEMBATAN DARURAT DI SALAREH AIA, POLRES AGAM PERCEPAT PEMULIHAN AKSES WARGA

    Padang – personel Polres Agam melaksanakan kegiatan pembangunan jembatan darurat di wilayah Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan pada Jumat (12/12) setelah jembatan utama sebelumnya putus akibat banjir dan longsor.

    Langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk percepatan pemulihan akses transportasi serta dukungan terhadap aktivitas masyarakat yang terdampak bencana.

    Personel di lapangan bekerja sama dengan perangkat nagari dan masyarakat setempat dalam menata material, memasang konstruksi darurat, hingga membuka jalur sementara agar kendaraan roda dua dan pejalan kaki dapat kembali melintas.

    Seluruh proses berjalan aman, tertib, dan situasi di lokasi terpantau kondusif.
    Menanggapi kegiatan tersebut, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago memberikan apresiasi atas kerja cepat para personel serta partisipasi warga.
    “Pemulihan akses bagi masyarakat adalah prioritas. Kehadiran personel Polri di tengah warga bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga memberikan pertolongan dan memastikan aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan,” ujar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago.

    Pembangunan jembatan darurat ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam memberikan bantuan dan pelayanan kemanusiaan, khususnya di wilayah hukum Polsek Palembayan.

  • POLRES METRO DEPOK GELAR “JUM’AT BERKAH” RUTIN USAI SALAT JUMAT

    Depok – Polres Metro Depok secara konsisten melaksanakan kegiatan “Jum’at Berkah” setiap selesai pelaksanaan salat Jumat di berbagai masjid wilayah Kota Depok. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara Polres Metro Depok dengan para jamaah dan masyarakat sekitar.

    Setiap pekan, usai doa penutup salat Jumat, panitia masjid bersama personel Polres Metro Depok membagikan makan siang gratis kepada para jamaah. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan selalu terlihat dalam kegiatan ini. Selain membawa keberkahan, pembagian makan siang tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta menumbuhkan semangat saling berbagi.

    Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Metro Depok AKP I Made Budi S, menyampaikan bahwa program “Jum’at Berkah” akan terus digelar secara rutin sebagai bentuk komitmen Polres Metro Depok dalam menghadirkan pelayanan yang humanis dan bermanfaat bagi masyarakat.

    “Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan semakin mempererat hubungan antara Polri dengan warga,” ujarnya.

    Program “Jum’at Berkah” diharapkan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan budaya berbagi, memperkuat rasa kebersamaan, serta menjaga sinergi antara kepolisian dan masyarakat.

  • JUMAT CURHAT DAN NGOPI KAMTIBMAS BERSAMA WAKAPOLRES METRO DEPOK DI MASJID AL KHAIRUL ISLAM

    Depok – Polres Metro Depok kembali menggelar kegiatan Jumat Curhat dan Ngopi Kamtibmas, kali ini bersama Wakapolres Metro Depok pada Jumat, 12 Desember 2025 pukul 12.15–13.40 WIB di Masjid Al Khairul Islam, Jl. Mahali RT 01/06, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok.

    Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Pondok Cina Nurman Hakim, SE, DKM Masjid Al Khairul Islam H. Jayadi Mamat, tokoh agama dan tokoh masyarakat, Ketua LPM Munir, warga RW 06 Pondok Cina serta jamaah Masjid Al Khairul Islam.

    Dalam sambutannya, Wakapolres Metro Depok AKBP Akmal, S.I.K., menyampaikan permohonan maaf karena Kapolres Metro Depok tidak dapat hadir dan harus melaksanakan tugas di Polda. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan sarana silaturahmi serta wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan terkait situasi kamtibmas.

    AKBP Akmal menjelaskan bahwa tawuran pelajar masih menjadi pekerjaan rumah bersama di Kota Depok. Ia menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah.

    “Keluarga adalah benteng pertama dalam membentuk karakter anak. Orang tua perlu lebih waspada dan selalu memantau pergaulan, aktivitas, serta penggunaan handphone dan media sosial anak-anak,” ujarnya.

    Wakapolres juga menyinggung perlunya penerapan jam malam bagi anak sebagai langkah awal pencegahan. Menurutnya, anak yang ditemukan berada di luar rumah pada malam hari berpotensi bertemu lingkungan yang salah sehingga dapat terlibat tawuran atau kenakalan remaja lainnya.

    Ia menambahkan bahwa anak harus merasa nyaman dan diperhatikan di rumah, sehingga tidak mencari kenyamanan di luar yang berpotensi menjerumuskan mereka pada pergaulan negatif.

    Terkait hal kamtibmas, Polres Metro Depok telah meningkatkan patroli di wilayah rawan tawuran dan terus menggandeng berbagai pihak untuk memberikan edukasi mengenai bahaya tawuran. Wakapolres juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap maraknya aksi curanmor.

    “Pelaku curanmor tidak mempelajari situasi terlalu lama. Ada kesempatan, langsung diambil. Untuk itu, kami imbau warga menambah kunci ganda pada kendaraan,” tuturnya.

    Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak mudah terprovokasi dengan ajakan-ajakan demo yang beredar di grup WhatsApp dan media sosial, terutama yang menyasar anak-anak.

    Menutup sesi Jumat Curhat, Wakapolres mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap gangguan kamtibmas melalui layanan hotline 110 yang siaga 24 jam.

    “Kami akan terus berbenah. Dengan segala keterbatasan personel, insya Allah Polres Metro Depok akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

    Kegiatan Jumat Curhat dan Ngopi Kamtibmas ini berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Masyarakat diberi kesempatan menyampaikan berbagai masukan, sehingga sinergi Polri dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban dapat terus diperkuat.

  • KERAP SEBABKAN KEMACETAN, SAT LANTAS POLRES METRO DEPOK TERTIBKAN ANGKOT NGETEM DI KAWASAN STASIUN CITAYAM

    Depok – Sat Lantas Polres Metro Depok melakukan penertiban terhadap angkutan kota (angkot) yang kerap ngetem dan menyebabkan kemacetan di kawasan Stasiun Citayam, Jl. Raya Citayam, pada Rabu, 10 Desember 2025 pukul 14.00 WIB.

    Kegiatan ini dipimpin oleh Wakasat Lantas Polres Metro Depok Kompol Yayat S., melibatkan personel Sat Lantas, Dinas Perhubungan Kota Depok, serta Satuan Polisi Pamong Praja. Penertiban dilakukan sebagai respons atas banyaknya keluhan masyarakat terkait kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk saat warga berangkat dan pulang beraktivitas.

    Angkot yang berhenti sembarangan dan menunggu penumpang (ngetem) di depan stasiun menjadi salah satu penyebab utama tersendatnya arus kendaraan di lokasi tersebut. Selain angkot, keberadaan pedagang kaki lima di bahu jalan juga menambah kepadatan lalu lintas.

    Dalam kegiatan penertiban tersebut, petugas menindak tegas kendaraan yang melanggar aturan. Sebanyak 5 unit angkot ditilang oleh petugas Dishub karena tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan yang sah.

    Sat Lantas Polres Metro Depok menegaskan bahwa kegiatan penertiban akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan menciptakan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan di kawasan Stasiun Citayam.

  • POLSEK CIMANGGIS GELAR APEL KAMTIBMAS BERSAMA BANSER PERKUAT SINERGI PENGAMANAN NATAL DAN TAHUN BARU

    Depok – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polsek Cimanggis meningkatkan kesiapsiagaan keamanan dengan menggelar Apel Kamtibmas bersama Potensi Masyarakat (Potmas) Banser Cimanggis dan Tapos, Kamis (11/12/2025). Apel berlangsung di Lapangan Polsek Cimanggis mulai pukul 08.00 WIB dan diikuti sekitar 15 personel Banser.

    Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Cimanggis, Kompol Dr. Jupriono, S.H., M.M., CPM, didampingi jajaran pejabat Polsek, yakni Kanit Intelkam Iptu Agus MulyonoPanit Intelkam Ipda Kunto TB, dan Kanit Provos Ipda I Gusti Agung N.G., S.H.. Dari unsur Banser hadir Asep dari PAC Cimanggis serta Ibrahim dari Banser Tapos.

    Apel diawali dengan pemeriksaan kesiapan peserta, dilanjutkan doa dan amanat dari Kapolsek Cimanggis. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi Polri dengan organisasi kemasyarakatan untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah.

    “Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh Potensi Masyarakat yang hadir hari ini. Kami berharap Banser terus bersinergi dengan Polsek Cimanggis dalam menjaga keamanan lingkungan. Jangan menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan keresahan, dan mari bersama mendukung kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru dengan penuh keikhlasan,” tegas Kompol Jupriono.

    Sebagai bentuk kemitraan, Kapolsek Cimanggis menyerahkan bantuan paket sembako kepada perwakilan Banser. Usai apel, kegiatan dilanjutkan foto bersama dan ramah tamah sebagai penguatan hubungan kemasyarakatan.

    Apel Kamtibmas ini menjadi langkah nyata Polsek Cimanggis dalam mempersiapkan pengamanan akhir tahun, sekaligus memperkuat jejaring partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

  • Wakapolri Apresiasi Sinergi Ribuan Mitra Kamtibmas dalam Apel Mitra Kamtibmas Presisi di Polda Papua

    Jayapura — Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Papua, Polda Papua, serta seluruh komunitas yang hadir dalam Apel Mitra Kamtibmas Presisi 2025. Lebih dari 1.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat turut serta, menunjukkan kuatnya kolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban di tanah Papua, Selasa (9/12).

    Dalam kesempatan itu, Wakapolri menegaskan bahwa situasi kamtibmas di Papua saat ini terbilang kondusif, berkat kerja sama erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.

    “Ini bukti nyata bahwa kamtibmas di Papua bukan hanya hasil kerja satu pihak, tapi kerja bareng semua stakeholder. Komunitas ojek, satpam, nelayan, petani, rapi, orari, UMKM, semuanya terlibat. Inilah kekuatan Papua,” ujar Komjen Dedi.

    Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten/Kota dan Gubernur Papua sehingga apel besar ini dapat berjalan aman dan meriah.

    Menurut Wakapolri, keberadaan lebih dari seribu peserta yang hadir secara sukarela menunjukkan bahwa masyarakat Papua memiliki kepedulian tinggi terhadap keamanan wilayahnya.

    Wakapolri juga menegaskan bahwa menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Papua berada dalam kondisi aman dan siap menghadapi peningkatan aktivitas masyarakat.

    “Alhamdulillah, kondisi Papua sangat kondusif. Kita semua berharap momen Natal dan Tahun Baru nanti bisa berjalan lancar dan damai,” ujarnya.

    Wakapolri juga menyampaikan bahwa seluruh unsur keamanan di Papua telah berada dalam kondisi siap menghadapi situasi kontinjensi apa pun.

    “Kita tentu tidak menginginkan terjadi hal yang tidak diinginkan. Tapi kalau pun ada kondisi darurat, Polda Papua sudah sangat siap dengan personel, sarana-prasarana, dan kemampuan yang dimiliki,” tegasnya.

    Menutup keterangannya, Wakapolri menyampaikan duka mendalam atas musibah yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    “Kami ikut berduka. Semoga saudara-saudara kita diberi kekuatan dan ketabahan untuk melewati ujian ini,” tutur Komjen Dedi.

    Apel Mitra Kamtibmas Presisi Polri di Papua menjadi bukti kuatnya kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan. Polri menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kemitraan dan menghadirkan pelayanan terbaik demi Papua yang aman, produktif, dan nyaman bagi seluruh warganya.

  • Polres Metro Bekasi Gelar Pembekalan Psikologi untuk PNPP, Tekankan Penguatan Mental dan Kualitas Pelayanan

    Bekasi – Polres Metro Bekasi menggelar kegiatan Pembekalan Psikologi bagi PNPP (Pegawai Negeri Pada Polri) sebagai upaya meningkatkan kompetensi pelayanan, komunikasi, serta kesiapan mental dalam menghadapi dinamika tugas sehari-hari. Kegiatan ini diikuti oleh para PNPP dari seluruh satuan kerja dan berlangsung dengan antusias, Bekasi, 8 Desember 2025.

    Pembekalan dipimpin oleh AKP Kurnia Boby S. Hasibuan, M.Psi., Psikolog, yang memaparkan materi terkait konsep grieving atau proses berduka dalam konteks tugas kepolisian. Ia menjelaskan bahwa personel seringkali menghadapi situasi kehilangan—baik kehilangan rasa aman, rekan kerja, suasana kerja, maupun kondisi traumatis lainnya—yang dapat memengaruhi stabilitas emosi dan kinerja.

    “Proses grieving memiliki tahapan seperti Denial, Anger, Bargaining, Depression, hingga Acceptance. Pemahaman ini penting agar personel mampu menyadari respon emosional, mengelola tekanan, dan mendapatkan dukungan yang tepat,” ujar AKP Kurnia Boby dalam penyampaiannya.

    Kabag SDM Polres Metro Bekasi Kompol Endang Longla, menegaskan bahwa pembekalan ini menjadi bagian penting dalam mendukung profesionalitas PNPP.
    “PNPP adalah ujung tombak layanan administrasi dan sistem kerja internal Polri. Dengan pembekalan psikologi, kami berharap para peserta mampu bekerja dengan lebih humanis, stabil secara emosional, dan profesional,” tuturnya.

    Kegiatan juga diisi dengan sesi interaktif, di antaranya:
    Ice Breaking & Brain Gym untuk meningkatkan fokus dan energi,
    Journaling & Mapping Stres agar peserta mampu mengenali pola stres dan respons internal secara personal,
    Konseling Kelompok sebagai sarana saling mendengar dan saling menguatkan,
    Relaksasi Psikologis untuk memulihkan kondisi mental dan menjaga ketenangan pikiran.

    Para peserta mengaku kegiatan ini memberikan wawasan baru yang aplikatif dalam menjalankan tugas. Salah satu PNPP menyampaikan bahwa materi grieving membuatnya lebih sadar bagaimana cara mengekspresikan emosi secara sehat serta menerima dukungan dalam situasi penuh tekanan.

    Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Mustofa menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pembekalan ini dan menegaskan komitmen Polres dalam memperkuat kualitas SDM.

    “Kami sangat mengapresiasi kegiatan pembekalan psikologi ini. PNPP merupakan bagian penting dari sistem pelayanan Polri. Dengan pemahaman psikologis yang baik, stabilitas emosi, serta ketahanan mental yang kuat, kinerja layanan akan semakin presisi, humanis, dan terpercaya,” ujar Kapolres.

    Beliau juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan mengingat tantangan tugas kepolisian semakin kompleks.

    “Pembekalan seperti ini harus terus dilakukan, karena pelayanan publik bukan hanya soal teknis administrasi, tetapi juga kesiapan mental dan kemampuan mengelola tekanan. Melalui penguatan ini, PNPP akan semakin siap menghadapi dinamika kerja dan tetap menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tambah Kombes Pol Mustofa.

    Mustofa menegaskan bahwa pembekalan psikologi bagi PNPP menjadi salah satu strategi penguatan kultur kerja suportif, mental tangguh, serta pelayanan publik yang presisi dan berorientasi pada empati. Dengan kapasitas mental dan emosional yang lebih baik, PNPP diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik dan responsif bagi masyarakat.

  • Bidang TIK Polda Aceh Hadirkan Wontech WiFi Polri di Masjid Jamik Kuta Blang Bireuen

    Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Aceh menempatkan personelnya di Masjid Jamik Desa Ule Tutu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, untuk mengoperasionalkan layanan Wontech WiFi Polri guna mendukung kebutuhan komunikasi masyarakat.

    Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya pada Senin, 8 Desember 2025, menjelaskan bahwa kehadiran layanan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap masyarakat terdampak bencana, khususnya dalam mempermudah akses jaringan komunikasi.

    “Bidang TIK Polda Aceh menghadirkan Wontech WiFi Polri di Masjid Jamik Desa Ule Tutu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam memudahkan akses jaringan komunikasi,” ujarnya.

    Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran Wontech WiFi Polri tersebut. Layanan ini sangat membantu warga yang saat ini masih menghadapi kendala akses komunikasi akibat dampak pasca banjir, di mana sebagian jaringan mengalami gangguan bahkan terputus sama sekali, sambung Kabid Humas

    Dengan hadirnya layanan ini, Polda Aceh berharap kebutuhan komunikasi masyarakat dapat kembali terpenuhi sehingga aktivitas warga, termasuk koordinasi penanganan pasca bencana, dapat berjalan lebih lancar, tutup Kabid Humas.

  • KAPOLRES METRO DEPOK KOMBES POL ABDUL WARAS, S.I.K HADIRI UPACARA BENDERA DI SMK 2 PERINTIS DEPOK DALAM RANGKA PROGRAM POLICE GOES TO SCHOOL

    Depok – Senin (08/12/2025)
    Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K menghadiri upacara bendera di SMK 2 Perintis Depok yang berlokasi di Jalan Raya Siliwangi No.39, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok. Kehadiran Kapolres dalam kegiatan ini merupakan bagian dari program Police Goes To School yang bertujuan mempererat hubungan kepolisian dengan dunia pendidikan serta memberikan pembinaan kepada para pelajar.

    Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan berlangsung dengan tertib hingga selesai. Upacara diikuti oleh seluruh guru dan murid SMK 2 Perintis Depok dengan penuh khidmat.
    Upacara bendera tsb juga dihadiri oleh Hadir dalam kegiatan Kasat Binmas Polres Metro Depok Kompol Ahmad Khaerudin, Kapolsek Pancoran Mas AKP Hartono, SH, Kanit Binmas Polsek Pancoran Mas AKP Sunarto, Panit Binmas Polsek Pancoran Mas Iptu Dede Kurniawan

    Dalam amanatnya selaku pembina upacara, Kapolres Metro Depok menyampaikan sejumlah pesan penting terkait pembentukan karakter, disiplin, serta upaya menjaga keamanan diri dan lingkungan sekolah.

    Beliau menekankan agar seluruh siswa senantiasa menghormati kedua orang tua, yang telah bekerja keras demi masa depan anak-anaknya. Kapolres juga mengingatkan pentingnya menghormati para guru, karena mereka merupakan figur pengganti orang tua di sekolah serta berperan besar dalam membentuk perilaku dan masa depan pelajar.

    Kapolres turut menyinggung fenomena pelajar yang ikut serta dalam aksi demonstrasi. Beliau menjelaskan bahwa secara undang-undang, menyampaikan pendapat memang diperbolehkan. Namun, pemerintah dan pihak sekolah telah mengeluarkan imbauan agar pelajar tidak ikut demonstrasi fisik, mengingat tingginya risiko provokasi, kerusuhan, dan keselamatan, serta agar fokus utama siswa tetap pada proses belajar.

    Selain itu, Kapolres mengingatkan secara tegas agar para pelajar menghindari tawuran, karena hal tersebut tidak akan menguntungkan bagi siapa pun. Tawuran hanya membawa risiko pidana, cedera fisik hingga menyebabkan kematian, serta dapat menghancurkan cita-cita dan masa depan.
    Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga memberikan pesan keras mengenai bahaya narkoba. Beliau menegaskan agar para siswa tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun, karena dampaknya sangat merusak masa depan generasi muda.

    Kegiatan upacara dan pembinaan berjalan lancar, penuh kedisiplinan, serta disambut positif oleh seluruh peserta. Program Police Goes To School ini menjadi salah satu langkah nyata Polres Metro Depok dalam membangun kedekatan dengan pelajar serta menanamkan nilai-nilai positif sejak dini.

    Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Kapolres, para guru, dan seluruh siswa SMK 2 Perintis Depok.