Blog

  • Polairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga Kebon Pala, Ketua RT: Apresiasi Tinggi dan Terima Kasih atas Kepedulian Polisi

    Jakarta – Personel Ditpolairud Polda Metro Jaya mengevakuasi warga terdampak banjir di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Senin (20/4/2026). Evakuasi diprioritaskan bagi lansia, perempuan, dan warga yang sakit ke lokasi yang lebih aman.

    Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Mustofa mengatakan pihaknya akan terus siaga membantu masyarakat selama kondisi darurat. Ia menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas utama.

    “Kami hadir untuk memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama. Personel kami akan terus siaga di lokasi membantu evakuasi hingga situasi aman,” ujar Kombes Mustofa.

    Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 160 cm. Banjir dipicu tingginya curah hujan di wilayah Bogor yang berdampak pada kenaikan debit air di Jakarta Timur, termasuk Kebon Pala.

    Sementara itu, Ketua RT 13/04 Kebon Pala menyampaikan apresiasi atas kehadiran petugas. “Terima kasih kepada bapak-bapak polisi dari Polairud yang telah membantu evakuasi warga kami. Kehadiran mereka sangat kami butuhkan,” ujarnya.

    Hingga kini, personel masih berada di lokasi untuk membantu warga terdampak banjir.

  • Polri Perkuat Komitmen Keselamatan Penjaga Perdamaian Dunia, Tegaskan Kerja Sama Berkelanjutan dengan PBB

    Jakarta, 20 April 2026 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama berkelanjutan dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna mendukung misi perdamaian dunia, dengan penekanan utama pada jaminan keamanan dan keselamatan personel yang bertugas di wilayah konflik.

    Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan delegasi United Nations Police Division yang dipimpin oleh United Nations Police Adviser Faisal Shahkar, didampingi Hai Nguyen serta Mehmet Ata Yenigun, yang berlangsung di Ruang Perjamuan Mabes Polri, Jakarta.

    Di sisi lain, Faisal Shahkar menyampaikan apresiasi atas kontribusi Polri.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh Polri. Kami akan terus mengembangkan dan memperkuat kerja sama ini guna meningkatkan kontribusi bersama dalam misi perdamaian dunia,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatan di berbagai misi, personel Polri menunjukkan profesionalisme, disiplin, serta kemampuan adaptasi yang baik dalam memenuhi standar operasional PBB.

    Disampaikan bahwa kehadiran delegasi PBB merupakan bentuk nyata kesinambungan hubungan yang telah terjalin erat. Kunjungan yang telah memasuki kali ketiga ini menjadi bukti kuat erat dan berkesinambungannya kemitraan strategis antara Polri dan PBB, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mendukung pemeliharaan perdamaian dunia.

    Kerja sama Polri dengan United Nations Department of Peace Operations terus diperkuat sejak penandatanganan Cooperation Action Points pada 26 Juni 2024 di New York, sebagai bagian dari implementasi amanat konstitusi Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia.

    Sebagai bagian dari peningkatan kapasitas, Polri saat ini menyelenggarakan Annual FPU Commanders Workshop (20–24 April 2026) serta akan melaksanakan Annual Commanders Strategic Course pada Juli mendatang, sebagai upaya sistematis dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel dalam misi internasional.

    Dalam kontribusinya di lapangan, Polri saat ini menugaskan:

    • 140 personel Formed Police Unit (FPU) pada misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah;
    • 51 personel Individual Police Officer (IPO) yang tersebar di lima misi, yaitu:
      • 14 personel di MINUSCA (Afrika Tengah);
      • 19 personel di UNMISS (Sudan Selatan);
      • 9 personel di MONUSCO (Republik Demokratik Kongo);
      • 6 personel di UNFICYP (Siprus);
      • 3 personel di UNISFA (Abyei).

    Wakapolri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Polri dalam mendukung berbagai misi internasional.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, sehingga Polri dapat terus berkontribusi aktif dalam misi perdamaian dunia, baik melalui pengiriman personel maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ujar Wakapolri.

    Lebih lanjut, Wakapolri menegaskan bahwa keselamatan personel merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar dalam setiap penugasan.

    “Kami akan terus menekankan aspek keamanan dan keselamatan bagi seluruh personel yang bertugas di daerah misi, serta memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan PBB guna memastikan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan,” tegasnya.

    “Keselamatan personel adalah prioritas utama. Kami berharap melalui kerja sama yang semakin erat dan berkelanjutan, tidak ada lagi korban jiwa di kalangan penjaga perdamaian dunia,” lanjut Wakapolri.

    Sejalan dengan itu, Polri juga terus meningkatkan kesiapan operasional melalui persiapan FPU Level 3 guna menjawab tantangan konflik modern yang semakin kompleks.

    Pertemuan ini menegaskan bahwa kerja sama Polri dan PBB akan terus diperkuat secara berkelanjutan, dengan fokus utama pada perlindungan, keamanan, dan keselamatan personel sebagai fondasi keberhasilan misi perdamaian dunia.

    Ke depan, Polri optimistis kemitraan strategis ini akan semakin solid, adaptif, dan memberikan manfaat nyata bagi perdamaian dunia serta kemanusiaan global.

  • Anak Tiri Diduga Habisi Nyawa Ibu di Binong, Pelaku Positif Narkoba

    Tangerang – Kepolisian mengungkap perkembangan kasus dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial W (46) yang terjadi di Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Terduga pelaku yang merupakan anak tiri korban diketahui positif mengonsumsi narkotika.

    Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan menjelaskan, hasil tersebut diperoleh setelah dilakukan tes urine terhadap pelaku pasca penangkapan.

    “Dari hasil pemeriksaan, tersangka positif mengandung zat metamfetamin, amfetamin, dan benzodiazepam,” ujar AKP Wira, Sabtu (18/04/2026).

    Peristiwa ini terungkap berawal dari laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 pada Jumat (17/04/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, terkait penemuan jenazah perempuan di sebuah rumah kontrakan di wilayah Binong.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Polres Tangerang Selatan bersama Polsek Curug segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, serta evakuasi korban ke RSU Tangerang.

    “Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka pada tubuh dan berlumuran darah. Tim langsung melakukan langkah-langkah kepolisian secara cepat dan terukur,” jelasnya.

    Dari hasil penyelidikan, polisi mengarah pada anak tiri korban yang diketahui sempat melarikan diri setelah kejadian. Pelaku kemudian berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 10 jam di wilayah Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, saat diduga hendak melarikan diri dengan membawa kendaraan dan barang milik korban.

    Sementara itu Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pengungkapan ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

    “Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat, profesional, dan proporsional. Perkara ini masih terus didalami untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan tuntas,” ujar Kombes Budi Hermanto.

    Saat ini, tersangka telah diamankan di Polres Tangerang Selatan dan masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor melalui layanan 110 apabila mengetahui adanya tindak pidana atau gangguan kamtibmas.

  • Polres Mimika Dibackup Satgas Damai Cartenz 2026 Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di Timika

    Polres Mimika Dibackup Satgas Damai Cartenz 2026 Berhasil Amankan Pelaku Pembunuhan di Timika

    Timika — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang dibackup Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap almarhum LN yang terjadi di salah satu hotel di Timika pada 29 Maret 2026.

    Pengungkapan ini merupakan hasil penyelidikan dan pengejaran intensif yang dilakukan personel gabungan dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Mimika.

    Pelaku utama berinisial EH (37) berhasil diamankan pada Rabu, 15 April 2026, sekitar pukul 16.13 WIT di wilayah SP 1, Timika. Dalam proses penangkapan tersebut, personel Operasi Damai Cartenz juga mengamankan empat orang lainnya, yakni EL (27), DBH (50), YH (27), dan JK (37) untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

    Berdasarkan hasil penyelidikan, EH diduga berperan sebagai pelaku utama dalam perencanaan pembunuhan yang dilatarbelakangi motif balas dendam terkait konflik yang terjadi sebelumnya di wilayah Kwamki Lama pada Januari 2026. Pelaku diketahui terlibat dalam perencanaan aksi, penyediaan sarana transportasi, serta pengadaan senjata tajam yang digunakan dalam kejadian tersebut.

    Setelah kejadian, pelaku sempat memindahkan jasad korban dari lokasi awal ke Jalan Kwamki Narama serta berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran petugas, bahkan berencana melarikan diri ke wilayah Nabire melalui jalur darat sebelum akhirnya berhasil diamankan.

    Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., saat ditemui media (18/4) menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama tim gabungan Satreskrim Polres Mimika yang di back up oleh Satgas Operasi Damai Cartenz.

    “Pengungkapan ini merupakan hasil kerja intensif aparat dalam melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Tim gabungan Operasi Damai Cartenz dan Satreskrim Polres Mimika berhasil mengamankan pelaku utama beserta beberapa orang lainnya untuk kepentingan pemeriksaan,” ujarnya.

    Ia juga menegaskan bahwa saat ini tiga orang yang sebelumnya diamankan, yakni DBH, YH, dan JK, telah dipulangkan. Sementara itu, EH masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Mimika guna proses hukum lebih lanjut, sementara EL masih dilakukan pendalaman terkait keterlibatannya atas dugaan kasus pembunuhan di jln. Login Sp7-Sp9 kota Timika pada tanggal 2 Desember 2025
    tahun lalu.

    “Pelaku utama berinisial EH saat ini menjalani pemeriksaan intensif di Polres Mimika. Sementara satu orang lainnya masih dalam pendalaman, dan tiga orang yang sebelumnya diamankan telah dipulangkan setelah pemeriksaan awal tidak menunjukkan keterlibatan langsung,” jelasnya.

    Selain itu, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, antara lain :

    • dua bilah parang,
    • ⁠dua tas noken,
    • ⁠satu noken kepala,
    • ⁠dua unit telepon genggam,
    • ⁠kartu identitas,
    • ⁠kartu ATM,
    • ⁠sejumlah uang tunai,
    • ⁠serta satu unit kendaraan roda empat.

    Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyidikan.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.

    “Proses penegakan hukum akan terus kami kawal secara profesional hingga seluruh rangkaian penanganan perkara selesai sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum. menambahkan bahwa proses pengembangan kasus masih terus dilakukan.

    “Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain. Setiap perkembangan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya.

    Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berkomitmen untuk terus menjaga keamanan serta mendorong peran serta masyarakat dalam menciptakan situasi yang kondusif.

    Keberhasilan pengungkapan kasus ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami mengharapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di wilayah Mimika.

  • Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan

    Polda Metro Jaya Tebar 37 Ribu Benih Ikan di Muara Gembong, Dukung Ketahanan Pangan

    Bekasi — Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono meninjau sekaligus memimpin penebaran benih ikan tahap kedua di tambak Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya.

    Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda didampingi Kapolres Metro Bekasi, Dirpolairud, Irwasda Polda Metro Jaya, serta H. Zaini Sidi selaku pemilik lahan yang bekerja sama dalam program ketahanan pangan.

    “Pada tahap kedua ini kami menebarkan benih ikan nila dan mujair sebanyak 21.000 ekor serta ikan bandeng sebanyak 16.000 ekor. Tahap pertama sebelumnya sudah panen untuk mendukung rantai pasok bahan baku SPPG,” kata Brigjen Dekananto Eko Purwomo.

    Selain perikanan, Polda Metro Jaya juga mengembangkan sektor pertanian dan peternakan. Sebanyak 8.000 bibit semangka dan 100 pohon mangga ditanam, serta 1.000 butir telur ayam telah dipanen untuk didistribusikan ke SPPG dan masyarakat.

    Sebelumnya, Wakapolda juga meninjau greenhouse SPPG Palmerah yang mengembangkan sistem bioflok dan budidaya sayuran seperti pakcoy 180 kg, sawi 120 kg, dan selada 120 kg, serta ikan nila, lele, dan patin.

    “Seluruh hasil ini akan kami distribusikan ke SPPG dan juga membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan pangan,” ujarnya.

    Sementara itu, H. Zaini Sidi menyebut kerja sama ini berdampak langsung bagi masyarakat. “Tahap awal sudah panen dan hari ini penebaran tahap kedua. Untuk semangka, insya Allah 60 sampai 70 hari sudah bisa dipanen,” katanya.

    Ia menambahkan, kerja sama akan diperluas dengan penanaman semangka dan timun di lahan 4 hektare, serta jagung seluas 50 hektare di wilayah lain. “Program ini sangat membantu masyarakat, baik dari sisi tenaga kerja maupun hasil panen,” pungkasnya.

  • Kemala Run 2026 Usung Campaign Charity for Indonesia, Donasi untuk Korban Banjir di Sejumlah Daerah

    Kemala Run 2026 Usung Campaign Charity for Indonesia, Donasi untuk Korban Banjir di Sejumlah Daerah

    Bali – Kemala Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga lari, tetapi juga membawa misi sosial melalui campaign Charity for Indonesia. Kegiatan yang akan digelar di Bali United Training Center, Bali (19/04). Itu mengajak komunitas lari dan pecinta olahraga untuk berpartisipasi sekaligus membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Indonesia.

    Ketua Panitia Kemala Run 2026 Deny Agus Suryo mengatakan, tema Charity for Indonesia diusung sesuai arahan Ketua Umum Bhayangkari Juliana Listyo Sigit Prabowo agar kegiatan olahraga dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

    “Untuk Kemala Run 2026 tahun ini, kami mengusung tema Charity for Indonesia, sesuai dengan arahan Ibu Ketua kami, Ibu Juliana Listyo Sigit Prabowo. Beliau berkenan mengajak seluruh komunitas lari dan pecinta olahraga lari untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Deny Agus Suryo, Sabtu (18/4/2026).

    Ia menjelaskan, hasil dari kegiatan tersebut nantinya akan disalurkan kepada daerah-daerah yang terdampak banjir, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat.

    “Di mana hasilnya akan disumbangkan kepada daerah yang terdampak banjir seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat,” katanya.

    Selain donasi dari penyelenggaraan event, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan sosial lainnya, salah satunya pelelangan karya seni.

    “Terkait bentuk charity sendiri ada bermacam-macam. Untuk kegiatan kali ini, kami juga mengadakan pelelangan. Sebelumnya telah dilakukan pelelangan lukisan karya anak-anak SLB dari Yayasan Kemala Bhayangkari. Hasil dari pelelangan tersebut kemudian disalurkan kepada daerah yang terdampak banjir,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua Race Management Kemala Run 2026 Brigjen. Pol Sambodo Purnomo Yogo memastikan seluruh persiapan teknis pelaksanaan kegiatan hampir rampung.

    “Hingga saat ini, persiapan kami sudah mencapai 99 persen dan tinggal menunggu pelaksanaan kegiatan. Secara keseluruhan sudah maksimal,” ujar Sambodo.

    Untuk mendukung kelancaran acara, panitia melibatkan sekitar 1.300 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta pecalang di wilayah yang dilalui rute lomba.

    “Untuk pengamanan, Kemala Run 2026 melibatkan kurang lebih 1.300 personel gabungan, terdiri dari Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta pecalang di banjar dan desa yang dilalui rute,” katanya.

    Panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi peserta, mulai dari area pendinginan, sport massage, hingga makanan dan minuman usai lomba.

    “Kepada para peserta atau runners, kami akan memberikan pelayanan terbaik, baik sebelum maupun setelah finish. Setelah finish, peserta dapat menikmati fasilitas cooling down, sport massage, serta makanan dan minuman yang telah disediakan,” ungkap Sambodo.

    Adapun jadwal start dibagi dalam tiga kategori, yakni pukul 05.00 WITA untuk half marathon, pukul 05.30 WITA kategori 10K, dan pukul 06.00 WITA kategori 5K.

    Melalui kegiatan ini, Kemala Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pesta olahraga lari, tetapi juga gerakan kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

  • Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

    Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

    Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan berhasil membongkar dugaan tindak pidana penyelundupan komoditas pangan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam operasi tersebut, tim menyita total 23.146 kilogram atau 23,146 ton bawang dan cabai kering dari dua lokasi berbeda.

    Pengungkapan kasus dilakukan pada Senin, 13 April 2026, sebagai bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia kepada Kapolri untuk melakukan penegakan hukum tegas terhadap tindak pidana yang merugikan keuangan negara, termasuk penyelundupan.

    Dua lokasi yang menjadi sasaran penindakan berada di Jalan Budi Karya No. 5, Pontianak Selatan, serta Jalan Budi Karya Kompleks Pontianak Square No. C-6, Kelurahan Benuamelayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan.

    Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, dari lokasi pertama petugas menemukan bawang merah, bawang putih, dan bawang bombai kuning dengan total berat 10.350 kilogram atau 10,35 ton.

    Sementara di lokasi kedua, tim menemukan bawang merah, bawang putih, bawang bombai merah berry, cabai kering, serta bawang bombai kuning dengan total berat 12.796 kilogram atau 12,796 ton.

    “Total komoditas pangan hasil impor ilegal yang ditemukan sejumlah 23.146 kilogram atau 23,146 ton,” kata Ade Safri.

    Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan terdiri dari bawang merah sebanyak 118 karung dengan total 2.124 kilogram, bawang putih 457 karung dengan total 9.140 kilogram, bawang bombai kuning 399 karung seberat 7.980 kilogram, bawang bombai merah berry 188 karung seberat 1.692 kilogram, serta cabai kering 221 karung dengan total 2.210 kilogram.

    Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pemilik ruko maupun gudang, komoditas tersebut diketahui berasal dari sejumlah negara, yakni bawang merah dari Thailand, bawang putih dari China, bawang bombai dari Belanda, bawang bombai merah berry dari India, serta cabai kering dari China.

    “Penyelundupan atau impor ilegal komoditas pangan tersebut diduga masuk ke wilayah Indonesia, khususnya Provinsi Kalimantan Barat, melalui negara Malaysia,” ujar Ade Safri.

    Saat ini, penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya gudang penyimpanan lain yang digunakan jaringan tersebut di wilayah Kalimantan Barat.

    “Tim sedang mengidentifikasi gudang atau tempat penyimpanan komoditas pangan hasil impor ilegal lainnya. Saat ini ada tiga lokasi yang sedang dalam pemantauan tim,” tegas Ade Safri.

    Sebagai bagian dari proses hukum, petugas telah memasang garis polisi di dua lokasi penyimpanan barang dan berkoordinasi dengan Perum Bulog Pontianak terkait penitipan barang bukti komoditas pangan.

    Ade Safri menegaskan, pembentukan Satgas Gakkum Penyelundupan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah memberantas praktik penyelundupan yang merugikan negara dan mengganggu ketahanan ekonomi nasional.

    “Komitmen Polri adalah melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap segala bentuk tindak pidana penyelundupan guna menyelamatkan kekayaan negara, memulihkan kerugian keuangan negara, serta mencegah kebocoran penerimaan negara,” ujarnya.

    Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam melindungi sumber daya dan penerimaan negara demi menjaga fondasi kedaulatan ekonomi nasional.

  • Brimob Metro Jaya Gelar Gerakan ASRI, Masjid dan Lingkungan Warga Ciputat Jadi Lebih Bersih

    Brimob Metro Jaya Gelar Gerakan ASRI, Masjid dan Lingkungan Warga Ciputat Jadi Lebih Bersih

    Tangerang – Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan Gerakan ASRI di lingkungan RT 05 RW 011, Kelurahan Cipayung, Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan fasilitas umum seperti Masjid Al Mubarokah, akses jalan menuju masjid, hingga Jalan Aneka Warga.

    Kegiatan dilakukan bersama warga dan pengurus lingkungan setempat. Pembersihan menyasar saluran drainase, area selasar masjid, tempat wudhu, hingga halaman sekitar guna menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap kondisi lingkungan masyarakat.

    Gerakan ASRI akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

    Hasil kegiatan terlihat dari kondisi lingkungan yang lebih bersih tanpa tumpukan sampah. Saluran air kembali lancar sehingga mengurangi potensi genangan, sementara area masjid menjadi lebih rapi dan nyaman digunakan untuk beribadah.

    Polri mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas melalui Call Center Polri 110.

  • Brimob Polda Metro Jaya Pastikan Keamanan Laga DRX World Legends vs Barcelona Legends di GBK

    Brimob Polda Metro Jaya Pastikan Keamanan Laga DRX World Legends vs Barcelona Legends di GBK

    Jakarta – Brimob Polda Metro Jaya melakukan pengamanan dan sterilisasi jelang pertandingan ekshibisi Clash of Legend DRX World Legends vs Barcelona Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (18/4/2026).

    Sterilisasi dilakukan sebagai bagian dari prosedur pengamanan untuk memastikan seluruh area stadion dalam kondisi aman sebelum digunakan dalam pertandingan. Penyisiran dilakukan oleh Unit Jibom bersama K-9 di sejumlah titik, mulai dari ruang ganti pemain, ruang tunggu VVIP, ruang konferensi pers, tribun VVIP, bangku cadangan, hingga area lapangan dan fasilitas umum.

    Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan pengamanan kegiatan berskala besar menjadi prioritas guna menjamin keselamatan seluruh pihak. “Sterilisasi ini merupakan langkah preventif agar kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

    Hasil pemeriksaan tidak menemukan adanya benda mencurigakan, sehingga seluruh area stadion dinyatakan aman untuk digunakan. Setelah proses tersebut, pengamanan dilanjutkan di sekitar area kegiatan untuk memastikan situasi tetap terkendali.

    Pertandingan “Clash of Legend” merupakan laga ekshibisi yang menghadirkan mantan pemain sepak bola dunia, yang umumnya digelar sebagai ajang hiburan bagi penggemar dan keluarga. Kegiatan seperti ini biasanya dipadati penonton sehingga pengamanan menjadi hal penting.

    Masyarakat yang akan hadir diimbau datang sesuai jadwal, menjaga ketertiban, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Jika menemukan hal mencurigakan, dapat segera melapor melalui Call Center Polri 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

  • Kinerja Polri Dinilai Semakin Memuaskan, Reformasi Internal Tunjukkan Hasil Nyata

    Kinerja Polri Dinilai Semakin Memuaskan, Reformasi Internal Tunjukkan Hasil Nyata

    Jakarta – Reformasi internal yang dilakukan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan hasil positif. Upaya pembenahan yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dinilai berhasil meningkatkan kualitas kinerja institusi kepolisian yang semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

    Transformasi menuju konsep Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) disebut menjadi fondasi utama dalam mendorong perubahan internal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembenahan berkelanjutan oleh seluruh personel dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman kepada masyarakat.

    Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menilai kinerja Polri saat ini menunjukkan tren yang semakin baik dan patut diapresiasi.

    “Reformasi internal Polri yang dilakukan saat ini semakin menunjukkan hasil nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini bukti kesungguhan seluruh jajaran Polri dalam melakukan pembenahan,” ujar Fernando.

    Ia mengungkapkan, capaian kinerja Polri pada tahun 2025 yang mencapai angka 91,54 persen menjadi indikator kuat keberhasilan reformasi tersebut. Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian itu tidak membuat institusi berpuas diri.

    “Capaian 91,54 persen tentu harus terus ditingkatkan. Polri tidak boleh berpuas diri dan harus terus melakukan inovasi serta pembenahan agar kepercayaan publik semakin kuat,” katanya.

    Dalam aspek penegakan hukum, Polri dinilai berhasil menunjukkan kinerja konkret, khususnya dalam pemberantasan narkoba. Berbagai pengungkapan kasus dengan barang bukti dalam jumlah besar, termasuk puluhan kilogram sabu, menjadi bukti keseriusan aparat dalam memerangi kejahatan narkotika.

    Selain itu, Polri juga berhasil menindak 845 kasus perjudian, baik yang dilakukan secara konvensional maupun melalui platform digital. Penindakan tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketertiban sosial di tengah perkembangan teknologi.

    Tidak hanya itu, keberhasilan dalam membongkar penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam melindungi kepentingan negara dan masyarakat luas.

    “Berbagai keberhasilan ini patut diapresiasi. Polri terus menorehkan prestasi dengan kinerja yang baik dan memuaskan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambah Fernando.

    Ia berharap Polri terus meningkatkan profesionalisme dan menjaga konsistensi reformasi internal agar mampu menjadi institusi yang semakin tangguh dan dipercaya.

    “Saya berharap Polri terus meningkatkan kinerjanya demi mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Menjaga Polri yang kuat dan profesional adalah kepentingan bersama sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tutupnya.