Jakarta – Polda Metro Jaya mengerahkan 1.300 personel gabungan untuk mengamankan gelaran FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026).
Pengamanan dilakukan pada dua laga internasional, yakni Solomon vs Bulgaria pukul 15.30 WIB dan Timnas Indonesia vs Saint Kitts & Nevis pukul 20.00 WIB. Kekuatan personel terdiri dari 1.134 Polri, 70 TNI, dan 96 Pemda, serta didukung 703 steward di dalam stadion.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pengamanan difokuskan secara menyeluruh, tidak hanya di dalam stadion, tetapi juga di area sekitar GBK hingga jalur kedatangan dan kepulangan penonton. Aparat juga disiagakan di lokasi penginapan pemain dan official guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Ia menambahkan, pihaknya telah mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, mulai dari kepadatan penonton, penggunaan tiket tidak sah, hingga potensi gangguan oleh oknum supporter. “Kami mengimbau kepada masyarakat dan supporter untuk bersama-sama menjaga ketertiban, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta memastikan seluruh rangkaian pertandingan berjalan aman dan nyaman,” ujarnya.
Terkait lalu lintas, Polda Metro Jaya akan menerapkan rekayasa secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan, khususnya saat arus kedatangan dan kepulangan penonton. Masyarakat yang tidak berkepentingan juga diimbau menghindari kawasan GBK guna mengurangi kepadatan, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Jakarta – Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat mengamankan dua warga negara asing asal Liberia terkait kasus dugaan penipuan dengan modus black dollar. Kedua tersangka saat ini telah ditahan dan proses penyidikan masih terus berjalan.
Kasubbidpenmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kompol Andaru Rahutomo mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari korban yang juga merupakan warga negara asing asal Korea. Para pelaku diduga menggunakan modus penipuan dengan meyakinkan korban bahwa uang black dollar dapat diubah menjadi dolar asli.
“Yang bersangkutan diamankan karena melakukan tindak pidana penipuan terhadap seorang warga negara asing juga dari Korea dengan modus black dollar,” kata Kompol Andaru Rahutomo di Lobby Gedung Bidhumas Polda Metro Jaya, Jumat (27/3/2026).
Andaru menjelaskan, kedua tersangka telah menjalani penahanan sejak 18 Maret 2026. Sementara itu, penyidik Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat masih mendalami secara rinci modus operandi, peran masing-masing pelaku, serta kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat dalam perkara tersebut.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu botol cairan yang menurut keterangan tersangka digunakan sebagai sarana untuk meyakinkan korban. Cairan itu disebut dapat mengubah black dollar menjadi dolar asli.
“Dari barang bukti, ada satu botol cairan yang menurut dari tersangka digunakan sebagai sarana untuk menipu korban. Nah, itulah yang digunakan untuk memanipulasi korban sehingga korban mau menyerahkan uang,” ujarnya.
Selain itu, polisi juga mengamankan beberapa koper dan brankas yang diduga digunakan sebagai sarana dalam menjalankan aksi penipuan tersebut. Namun, detail lengkap mengenai barang bukti dan konstruksi perkara masih akan disampaikan lebih lanjut setelah proses penyidikan rampung.
Menurut Andaru, laporan polisi dibuat pada 8 Maret 2026. Adapun peristiwa dugaan penipuan itu sendiri terjadi pada rentang September hingga Desember 2025. Korban disebut baru menyadari telah menjadi korban penipuan dan kemudian melaporkannya ke Polres Metro Jakarta Barat.
Kedua pelaku diketahui diamankan di sebuah restoran Korea di wilayah Jakarta Selatan. Hingga saat ini, korban yang tercatat membuat laporan baru satu orang, sementara total kerugian masih dalam proses penghitungan oleh penyidik.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa perkembangan lebih lanjut terkait kasus ini akan disampaikan secara resmi oleh Polres Metro Jakarta Barat dalam waktu dekat setelah seluruh proses penyidikan dinyatakan siap untuk dirilis.
Depok – Wakapolres Metro Depok AKBP Akmal menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Depok yang digelar di kantor DPRD Depok, kawasan Sukmajaya, Kota Depok, pada hari ini. Kehadiran Wakapolres dalam forum tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap jalannya pemerintahan daerah serta penguatan sinergi lintas sektor.
Rapat paripurna ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, yang turut memberikan pandangan terkait agenda yang dibahas. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh perhatian dari seluruh peserta yang hadir.
Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Depok, Ade Supriyatna, yang memandu jalannya rapat sesuai dengan tata tertib dan agenda yang telah ditetapkan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara legislatif, eksekutif, serta unsur Forkopimda dalam mewujudkan pembangunan Kota Depok yang lebih baik.
Dengan kehadiran unsur kepolisian, pemerintah daerah, dan legislatif, rapat paripurna ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan strategis yang berdampak positif bagi masyarakat Kota Depok.
Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 hingga hari ke-9 berjalan aman dan kondusif. Berdasarkan laporan periode Jumat, 20 Maret 2026 pukul 18.00 WIB hingga Sabtu, 21 Maret 2026 pukul 06.00 WIB, tidak terdapat kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas kamtibmas.
Di bidang lalu lintas, tercatat 260 kejadian kecelakaan dengan rincian 15 orang meninggal dunia, 25 orang luka berat, dan 272 orang luka ringan, dengan total kerugian materiil mencapai Rp695,7 juta. Polri terus mengimbau masyarakat agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Sementara itu, volume arus lalu lintas keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama tercatat sebanyak 48.440 kendaraan atau turun 13,86 persen dibandingkan kondisi normal. Adapun arus masuk Jakarta tercatat 20.519 kendaraan atau turun 56,42 persen dibandingkan kondisi normal.
Seiring dengan kondisi lalu lintas yang cenderung landai dan terkendali, Korps Lalu Lintas Polri secara resmi menghentikan penerapan rekayasa lalu lintas one way nasional pada arus mudik Lebaran 2026. Kebijakan tersebut diambil setelah melalui evaluasi bersama dan proses sosialisasi kepada masyarakat.
Juru bicara satgas Humas Ops Ketupat 2026 Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan menyampaikan bahwa penghentian one way dilakukan karena kondisi arus kendaraan sudah kembali normal dan terkendali.
“Berdasarkan hasil evaluasi, arus lalu lintas terpantau landai dan terkendali, sehingga rekayasa one way nasional dihentikan dan arus kendaraan kembali normal dua arah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kebijakan rekayasa lalu lintas akan terus bersifat dinamis, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan, guna memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar. Saat ini, arus kendaraan baik menuju Jakarta maupun ke arah Trans Jawa terpantau normal. Jajaran kepolisian pun mulai memfokuskan pengamanan pada rangkaian Hari Raya Idulfitri, mulai dari malam takbiran, pelaksanaan Salat Id, hingga pengamanan di lokasi wisata.
Di sisi lain, Polri juga mengingatkan masyarakat terkait potensi meningkatnya mobilitas pasca Lebaran atau bangkit mudik. Kesiapan personel di lapangan akan terus ditingkatkan, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun pengamanan di titik rawan kepadatan. Pengelolaan arus balik dipastikan akan dilakukan secara optimal sebagaimana pada saat arus mudik. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 hingga 27 Maret 2026 serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) guna menghindari penumpukan kendaraan dalam satu waktu.
Selain itu, kepolisian juga mengantisipasi potensi kepadatan akibat kegiatan halal bihalal dan peningkatan kunjungan ke objek wisata, khususnya wisata air. Masyarakat dan pengelola diminta untuk memperhatikan kapasitas angkut serta mengutamakan keselamatan. Polri menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergitas berbagai pihak, antara lain TNI, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Basarnas, BMKG, Jasa Raharja, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat.
Pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polri juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum ini menjadi sarana mempererat silaturahmi serta membawa keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.
Usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Negara Republik Indonesia menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kondisi lalu lintas pasca hari raya.
Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa Polri mengantisipasi adanya peningkatan mobilitas masyarakat pasca Lebaran, khususnya fenomena bangkit mudik.
“Kami mengingatkan kembali himbauan Bapak Kapolri terkait potensi meningkatnya mobilitas masyarakat pasca Shalat Idul Fitri. Untuk itu, Polri bersama seluruh jajaran meningkatkan kesiapan personel di lapangan, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun pengamanan di titik-titik rawan kepadatan,” ujar Brigjen Pol Tjahyono Saputro.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan arus balik akan dilakukan secara optimal sebagaimana saat arus mudik, guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman.
Lebih lanjut, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026 sebagai upaya mendistribusikan arus kendaraan agar tidak terpusat dalam satu waktu.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA secara bijak, sehingga perjalanan arus balik dapat dilakukan secara bertahap dan tidak menimbulkan kepadatan yang berlebihan,” tambahnya.
Selain itu, Polri turut mengantisipasi kegiatan halal bihalal di berbagai daerah yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas. Personel telah disiagakan untuk melakukan pengaturan di lokasi-lokasi kegiatan masyarakat tersebut.
Terkait objek wisata, khususnya wisata air, masyarakat dan pengelola diimbau untuk memperhatikan kapasitas angkut serta mengutamakan keselamatan guna menghindari risiko kecelakaan akibat over kapasitas.
Brigjen Pol Tjahyono juga menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergi seluruh stakeholder, mulai dari TNI, kementerian terkait, hingga pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula ucapan dari Kapolri kepada seluruh masyarakat.
“Atas nama Institusi Polri, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali kepada kesucian, mempererat tali silaturahmi, serta senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita,” tutupnya.
Jakarta – Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026 bersama jajaran melaksanakan peninjauan langsung arus mudik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (19/3/2026). Peninjauan dilakukan di Terminal 1, 2, dan 3 guna memastikan kelancaran operasional serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Brigjen Pol Tjahyono Saputro selaku Karo PID Divhumas Polri yang dalam hal ini Kasatgas Humas Ops Ketupat 2026,. Didampingi Brigjen Pol M. Ngajib, Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri dalam hal ini selaku Kasatgas Preventif Ops Ketupat 2026 dan Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengecek langsung kondisi arus penumpang di masing-masing terminal, sekaligus memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan selama periode mudik. Selain itu, jajaran juga meninjau posko pelayanan yang tersedia di tiap terminal.
Petugas turut memastikan bahwa fasilitas pendukung di posko sangat baik berjalan optimal, termasuk sistem pusat data yang mampu menyajikan informasi secara cepat dan akurat guna mendukung pengambilan keputusan di lapangan. Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran arus mudik serta meningkatkan respons terhadap potensi gangguan.
Tidak hanya itu, rombongan juga berinteraksi langsung dengan para penumpang untuk menyerap aspirasi serta memastikan bahwa pelayanan yang diberikan oleh petugas, baik dari Kepolisian maupun stakeholder terkait, berjalan dengan baik dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Brigjen Pol Tjahyono Saputro menyampaikan bahwa secara umum kondisi arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta berjalan lancar dan terkendali.
“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan kami di Terminal 1, 2, dan 3, arus mudik berjalan dengan baik. Tercatat sekitar 191 ribu penumpang telah diberangkatkan melalui kurang lebih 1.200 penerbangan. Pelayanan yang diberikan petugas juga sudah cukup optimal sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi layanan yang dihadirkan, termasuk dukungan mobil antar terminal bagi penumpang yang membutuhkan.
“Ini menjadi bentuk pelayanan tambahan yang sangat membantu masyarakat, khususnya bagi penumpang yang harus berpindah terminal. Kami melihat ini mendapat respons positif dari masyarakat,” tambahnya.
Polri berharap seluruh rangkaian Operasi Ketupat 2026, khususnya di sektor transportasi udara, dapat terus berjalan aman dan lancar hingga akhir masa operasi.
“Mudah-mudahan sampai dengan selesainya operasi ini, seluruh pelayanan penerbangan dapat berjalan dengan baik, sehingga masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” tutupnya.
Depok – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Depok berhasil mengungkap peredaran obat daftar G jenis tramadol dalam jumlah besar selama periode awal hingga pertengahan Maret 2026.
Dalam kurun waktu tersebut, petugas berhasil menyita sebanyak 4.066 butir tramadol dari sejumlah lokasi di wilayah Kota Depok. Pengungkapan ini merupakan hasil dari 13 laporan yang diterima penyidik, sekaligus mengamankan 13 orang pelaku yang terlibat dalam jaringan peredaran obat terlarang tersebut.
Para pelaku diketahui beroperasi di berbagai wilayah di Kota Depok, antara lain Tajur Halang, Pancoran Mas (Panmas), Limo, Sukmajaya, Sawangan, dan Beji. Modus yang digunakan pelaku adalah mengedarkan obat secara ilegal tanpa izin, yang berpotensi disalahgunakan oleh masyarakat, khususnya kalangan remaja.
Kasat Resnarkoba Polres Metro Depok, Kompol Yefta Haruan, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk memberantas peredaran obat daftar G di wilayah hukumnya.
“Peredaran obat daftar G ini sangat merugikan dan kerap menjadi pemicu berbagai permasalahan, seperti tawuran, tindak pidana, serta kenakalan remaja lainnya,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran obat-obatan terlarang.
Dengan pengungkapan ini, diharapkan dapat menekan angka peredaran obat ilegal serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Depok.
Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Juru Bicara Operasi Ketupat 2026 menyampaikan update situasi lalu lintas dan keamanan selama pelaksanaan Operasi Ketupat, Rabu (18/3/2026). Dalam laporan harian untuk periode Selasa, 17 Maret 2026 pukul 18.00 WIB hingga Rabu, 18 Maret 2026 pukul 06.00 WIB. Pada periode ini, angka kecelakaan lalu lintas mencapai 173 kejadian. Dari jumlah tersebut, 29 orang meninggal dunia, 70 orang mengalami luka berat, dan 505 orang luka ringan. Kerugian material ditaksir mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Polri juga mencatat peningkatan signifikan pada arus kendaraan keluar Jakarta. Sebanyak 142 ribu kendaraan melintas melalui empat gerbang tol utama, atau meningkat sekitar 45 persen dibandingkan kondisi normal. Hal ini menunjukkan bahwa arus mudik Lebaran 2026 mulai mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Sebagai langkah antisipasi, Korlantas Polri telah memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way sepenggal tahap pertama sejak Selasa, 17 Maret 2026 pukul 15.00 WIB di ruas Tol Trans Jawa, mulai dari KM 70 Tol Cikampek hingga KM 273 Tol Pejagan–Pemalang. Selain itu, pada hari ini direncanakan penerapan one way nasional dari KM 70 Tol Cikampek hingga KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung, menyesuaikan dengan kondisi arus lalu lintas terkini.
Di sektor penyeberangan, kepadatan juga terpantau di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Berdasarkan laporan di lapangan pada Rabu pagi pukul 09.30 WITA, antrean kendaraan menuju Jawa mencapai sekitar 11 kilometer dari arah Denpasar hingga depan SD 5 Melaya. Sementara dari arah Singaraja, antrean tercatat sekitar 100 meter dari Tugu Cekik.
Kepadatan tersebut didominasi kendaraan pribadi. Untuk mengurai antrean, petugas melakukan sejumlah langkah seperti percepatan kendaraan prioritas, pengantongan di Terminal Cargo Gilimanuk dan Jembatan Timbang Cekik, serta optimalisasi buffer zone dengan sistem kanalisasi.
Di dalam area pelabuhan, seluruh kantong parkir di dermaga dan terminal telah terisi penuh. Sebanyak 33 kapal beroperasi hingga pukul 07.00 WITA, dan mulai pukul 08.00 WITA, 23 kapal menerapkan pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) guna mempercepat sirkulasi penyeberangan.
Polri mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Pengendara diminta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima, serta tidak memaksakan diri apabila lelah.
“Masyarakat diharapkan memanfaatkan rest area untuk beristirahat, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” disampaikan dalam laporan tersebut.
Selain itu, Polri juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor secara gratis di kantor kepolisian bagi masyarakat yang akan mudik. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menggunakan petasan karena berpotensi membahayakan keselamatan dan mengganggu ketertiban umum.
Untuk kebutuhan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan kepolisian di nomor 110 yang aktif selama 24 jam.
Polri menegaskan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bersama seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 2026.
MIMIKA – Dalam upaya mempererat sinergi serta membangun komunikasi yang lebih harmonis dengan insan pers, Satgas Operasi Damai Cartenz menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama dengan para jurnalis di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (16/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Junsei Cafe ini dihadiri oleh jajaran Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama sejumlah wartawan dari berbagai media yang bertugas di wilayah Mimika.
Acara yang dimulai sekitar pukul 17.00 WIT tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi momen berbuka puasa bersama, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat hubungan dan koordinasi antara Satgas Operasi Damai Cartenz dengan insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas peran aktif para jurnalis dalam menyajikan informasi yang objektif dan edukatif kepada masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara aparat keamanan dan media memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan situasi yang kondusif di Tanah Papua.
“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Kami mengapresiasi rekan-rekan jurnalis yang selama ini turut membantu menghadirkan informasi yang objektif sehingga masyarakat dapat memahami situasi secara utuh dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., yang menekankan pentingnya menjaga hubungan baik melalui komunikasi yang terbuka dan konstruktif.
Ia menyebut, kemitraan yang solid dengan media akan mendukung penyampaian informasi terkait situasi keamanan maupun kegiatan di Papua secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.
“Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara aparat keamanan dan rekan-rekan media. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga situasi keamanan yang kondusif di Papua,” ungkapnya.
Kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama tersebut berlangsung lancar dan penuh keakraban. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan harmonis antara Satgas Operasi Damai Cartenz dan insan pers di Kabupaten Mimika dapat terus terjaga guna mendukung penyampaian informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat.
Jakarta — Layanan SKCK Online Keliling Polda Metro Jaya yang berlangsung di SPKT Polda Metro Jaya mendapat apresiasi dari masyarakat. Warga yang memanfaatkan layanan tersebut menilai proses pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) berjalan cepat, mudah, dan sangat membantu, Selasa (17/3/2026).
Salah satu pemohon, Sintya Hutagalung, mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan. Ia menyebut proses pengurusan SKCK sangat praktis dengan petugas yang ramah serta waktu penyelesaian yang cepat. “Hallo, nama saya Sintya Hutagalung. Saya baru saja mengurus SKCK di Polda Metro Jaya, pengurusannya sangat praktis, pegawainya ramah, dan cepat sekali selesainya,” ujarnya.
Sementara itu, Pamin 1 Sie Yanmin Ditintelkam Polda Metro Jaya, Ipda M. Alghifari, mengatakan bahwa layanan SKCK Online Keliling ini merupakan upaya untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus administrasi kepolisian. Pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis.
“Melalui layanan ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan kemudahan dalam pengurusan SKCK tanpa proses yang berbelit, sehingga dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.