Blog

  • SPKT Polda Metro Jaya Responsif Tangani Laporan Kehilangan, Warga Merasa Terbantu

    Jakarta — Pelayanan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya kembali mendapat respons positif dari masyarakat. Seorang warga, Ibu Amiati, yang membuat laporan kehilangan STNK dan dokumen kendaraan lainnya pada Rabu (18/2/2026), mengaku puas dengan proses pelayanan yang diterimanya.

    “Saya Ibu Amiati, tadi membuat surat kehilangan STNK dan surat-surat lainnya. Pelayanannya mantap, baik. Terima kasih,” ujarnya singkat usai proses pembuatan laporan.

    Menurutnya, petugas SPKT memberikan arahan secara jelas dan membantu proses administrasi dengan cepat sehingga ia merasa terbantu dan nyaman selama berada di lokasi pelayanan.

    Kepala Siaga SPKT Polda Metro Jaya, Kompol Endah, menyampaikan bahwa apresiasi dari masyarakat menjadi motivasi tersendiri bagi jajaran SPKT untuk terus menjaga kualitas pelayanan. Ia menegaskan setiap laporan warga harus ditangani secara profesional, cepat, dan transparan.

    “Pelayanan yang humanis dan responsif adalah komitmen kami. Ini bagian dari implementasi Polri Presisi, yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam setiap lini pelayanan,” ujarnya.

    SPKT Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, termasuk dalam pengurusan laporan kehilangan, pengaduan, maupun layanan kepolisian lainnya, agar masyarakat merasa aman dan terlayani dengan baik.

  • Kobin, Cara Bhabinkamtibmas Polri Lebih Dekat dengan Warga

    Kobin, Cara Bhabinkamtibmas Polri Lebih Dekat dengan Warga

    Jakarta – Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Bhabinkamtibmas terus melakukan pendekatan dengan masyarakat. Salah satunya adalah dengan program Kobin atau Kopi Cak Bhabin.

    Bhabinkamtibmas Polsek Bubutan Polda Jawa Timur Aipda Muhammad Sugeng Bin Wahab menjelaskan bahwa, Kobin yang dibawa dengan sepeda dilengkapi kopi tersebut selalu dibawa ketika menjalankan tugas menyambangi warga.

    “Kobin adalah salah satu sarana kami kopi cak Bhabin kita berkeliling kampung sebagai tugas khusus ataupun tugas pokok bhabin kamtibmas adalah sambang warga. Maka dari itu saat jita mekakukan sambang ke warga kita dengan datang membawa gerobak Kobin,” kata Sugeng, Selasa (17/2/2026).

    Menurut Sugeng, sepeda yang disulap menjadi tempat membawa kopi lengkap dengan kantong di kiri-kanannya itu disediakan dari modal pribadi.

    “Modalnya pribadi,” ujarnya.

    Bahkan, inisiasi Bhabinkamtibmas tersebut diapresiasi serta disambut baik oleh Komisi VII DPR RI yang dipimpin oleh Rahayu Saraswati saat kunjungan ke Kampung Batik Okra Surabaya.

    Menurut Sugeng, nantinya ketika menyambangi warga untuk menyerap aspirasi masyarakat, kopi yang disediakan bakal gratis.

    “Kopinya nanti gratis untuk masyarakat,” tuturnya.

    Kopin sendiri terinsipirasi dari kebiasaan atau budaya masyarakat Indonesia yang gemar sekali menyeruput kopi.

    Polda Jatim menginisiasi program ngopi bareng cak bhabin. Kopi dijadikan sarana oleh para bhabin untuk mencairkan suasana.

    Kobin bibuat sendiri oleh para bhabin. Mereka berkeliling desa desa kemudian mengumpulkan para masyarakat dan berusaha menggali aspirasi.

  • Kapolres Metro Depok Kunjungi Vihara Gayatri Saat Perayaan Imlek 2026

    Kapolres Metro Depok Kunjungi Vihara Gayatri Saat Perayaan Imlek 2026

    Depok – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Depok berlangsung khidmat dan penuh kedamaian. Suasana tersebut tampak jelas di Vihara Gayatri, Kecamatan Tapos, pada Selasa (17/2/2026).

    Momen hangat penuh keceriaan terpancar tidak hanya dari para jemaat vihara, tetapi juga warga sekitar yang turut mendukung jalannya perayaan. Sikap toleransi antarumat beragama ini semakin memperkuat harmonisasi keberagaman di Kota Depok.

    Kapolres Metro Depok, Abdul Waras, meninjau langsung pelaksanaan ibadah dan memastikan pengamanan berjalan optimal.

    “Ini yang kita harapkan, artinya wujud toleransi dan wujud negara melindungi segenap warganya untuk melakukan peribadatan sesuai agama dan keyakinan masing-masing,” ujar Abdul Waras di sela-sela kunjungan.

    Menurutnya, toleransi harus terus tumbuh dan berkembang di seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Kota Depok.

    “Karena kita yakin negara ini terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan ras yang dipersatukan oleh para pendahulu kita menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

    Ia menambahkan, seluruh rangkaian ibadah sejak malam perayaan hingga hari ini berjalan tanpa gangguan berarti. “Semua berjalan dengan baik, mulai dari malam ibadah perayaan Imlek-nya sampai hari ini,” ucapnya.

    Dalam pengamanan Imlek 2026, aparat memprioritaskan tiga lokasi dengan jumlah jemaat terbanyak, meskipun pengamanan tetap dilakukan merata di seluruh titik ibadah. Sebanyak 176 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk menjamin kekhusyukan ibadah umat Konghucu, termasuk di Vihara Gayatri.

    “Pengamanan yang kami terjunkan merupakan personel gabungan. Sejak kemarin ada beberapa titik yang kami lakukan pengamanan. Artinya semua kita samakan. Hanya saja ada tiga lokasi yang kita prioritaskan karena jumlah jemaatnya cukup banyak. Namun demikian, pengamanan di lokasi lain juga tetap sama,” jelasnya.

    Kapolres memastikan, berdasarkan hasil pemantauan di sejumlah klenteng, pengamanan berjalan optimal dan perayaan berlangsung lancar.

    “Alhamdulillah, sejauh ini sesuai dengan pantauan kami di beberapa klenteng yang kami cek, baik dari segi pengamanan sudah dilakukan dengan baik dan juga dari segi perayaan, saudara-saudara kami yang melaksanakan ibadah Imlek berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan seluruh masyarakat,” tambahnya.

    Sementara itu, Pengurus Vihara Gayatri, Parman, menyampaikan bahwa perayaan Imlek tahun ini berlangsung khidmat dengan jumlah pengunjung yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

    “Kami beribadah untuk memohon agar tahun-tahun berikutnya lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Pengunjung sekarang lebih banyak dibandingkan dulu, karena suasananya lebih bebas, lebih aman, dan toleransinya lebih terasa, apalagi dengan adanya penjagaan dari Pak Kapolres dan jajaran,” ujarnya.

    Parman menyebut, jemaat yang hadir tidak hanya berasal dari Depok, tetapi juga dari wilayah Jabodetabek hingga Bandung. Puncak perayaan telah dilaksanakan pada malam sebelumnya melalui ibadah bersama dan penyalaan lilin sebagai simbol harapan.

    Memasuki Tahun Shio Kuda Api, Parman berharap tahun ini membawa semangat dan keberhasilan bagi masyarakat.

    “Kuda itu penuh semangat, api berkobar lebih semangat lagi. Harapannya ke depan hidup kita lebih semangat dan lebih sukses,” pungkasnya.

  • Polda Metro Jaya Siagakan 1.919 Personel Amankan Perayaan Imlek Tahun 2026 di Jakarta

    Polda Metro Jaya Siagakan 1.919 Personel Amankan Perayaan Imlek Tahun 2026 di Jakarta

    Jakarta – Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 1.919 personel gabungan dalam rangka pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2026 di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan masyarakat Tionghoa berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

    Kekuatan personel tersebut terdiri dari 155 personel Polda Metro Jaya, 1.106 personel Polres jajaran, 225 personel TNI, 217 personel Satpol PP, 123 personel Dinas Perhubungan, 53 personel Dinas Kesehatan, serta 40 personel Dinas Pemadam Kebakaran. Seluruh unsur bersinergi dalam pola pengamanan terpadu di lokasi ibadah, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta titik-titik keramaian lainnya.

    Pengamanan secara khusus difokuskan pada 165 vihara yang tersebar di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Personel ditempatkan untuk melaksanakan penjagaan, pengaturan lalu lintas, sterilisasi lokasi sebelum ibadah, serta patroli di sekitar area guna memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan khidmat.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menyampaikan bahwa pengamanan dilaksanakan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis serta pelayanan kepada masyarakat.

    “Pengamanan Perayaan Imlek Tahun 2026 dilaksanakan secara terpadu bersama TNI dan pemerintah daerah. Kami memastikan 165 vihara yang melaksanakan ibadah mendapatkan pengamanan maksimal sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya Senin (16/2/2026).

    Selain penjagaan dan patroli wilayah, Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di sekitar lokasi perayaan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan pada jam ibadah dan puncak kunjungan masyarakat.

    Polda Metro Jaya mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 110 yang aktif selama 24 jam.

  • Polres Metro Depok Gelar Apel Siaga Kamtibmas Sambut Ramadan 1447 H

    Depok – Kapolres Metro Depok, Abdul Waras, memimpin Apel Siaga Kamtibmas yang digelar di lapangan apel Polres Metro Depok, Sabtu (14/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polres Metro Depok, para Kapolsek jajaran, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Kota Depok.

    Apel Siaga Kamtibmas ini mengusung tema “Jaga Jakarta Untuk Indonesia” dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, sekaligus meneguhkan komitmen bersama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, tertib, dan kondusif.

    Dalam amanatnya, Kapolres mengawali dengan ucapan terima kasih kepada seluruh ormas yang telah hadir.

    “Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, terima kasih kepada teman-teman ormas yang sudah hadir dalam kegiatan Apel Kamtibmas di Polres Metro Depok. Kita jaga kota kita ini agar tetap aman, jangan ada orang-orang yang menjadikannya tidak nyaman,” ujar Abdul Waras.

    Kapolres menegaskan bahwa menjaga keharmonisan Kota Depok merupakan tanggung jawab bersama. Ia menyampaikan bahwa Polri memiliki tugas yang telah diatur dalam undang-undang, namun peran serta ormas juga sangat penting dalam menciptakan situasi yang kondusif.

    Adapun ormas yang turut hadir dalam apel tersebut antara lain:

    Pemuda Pancasila (20 orang)

    FBR Kota Depok (5 orang)

    FORKABI Kota Depok (24 orang)

    BPPKB Kota Depok (14 orang)

    GRIB Kota Depok (16 orang)

    Front Pemuda Muslim Maluku Kota Depok (4 orang)

    Maluku Satu Rasa Kota Depok (10 orang)

    Pemuda Batak Bersatu Kota Depok (13 orang)

    BANSER Kota Depok (19 orang)

    FKKPI Kota Depok (18 orang)

    Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan tugas dan peran ormas di tengah masyarakat, antara lain meningkatkan pemberdayaan masyarakat, memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga nilai-nilai luhur, meningkatkan semangat gotong royong dan toleransi, serta menjaga dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa sebagai harga mati.

    “Saya percaya teman-teman yang ada di hadapan saya mempunyai tekad dan tujuan yang mulia sebagai ormas. Menjelang bulan Ramadan, mari kita menjaga kerukunan antarumat beragama dan jangan sampai merusak rumah kita bersama,” tegasnya.

    Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak dalam satu frekuensi dan satu komando guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.

    “Apel ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan kita semua dalam menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, supaya seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, damai, dan kondusif,” ujar Abdul Waras.

    Menurutnya, situasi lingkungan yang kondusif hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat bersinergi, saling menjaga, saling mengingatkan, dan saling mendukung.

    “Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan kita,” pungkasnya.

    Melalui Apel Siaga Kamtibmas ini, Polres Metro Depok bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen menciptakan kondisi yang terukur, terkoordinasi, dan berkelanjutan demi terwujudnya stabilitas keamanan menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

  • Peduli Sesama, Kapolres Metro Bekasi Serahkan Bantuan Kursi Roda, Sepeda, perlengkapan sekolah dan Sembako di Sriamur

    Kabupaten Bekasi – Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali ditunjukkan oleh Kapolres Metro Bekasi KBP. Sumarmi, S.I.K., S.H., M.H., melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan pada Rabu (11/2/2026) pukul 18.00 WIB di Perum Citra Garden Permai Blok E No. 15 RT 007/003, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Metro Bekasi didampingi Kasat Pamobvit Polres Metro Bekasi Kompol Saiful Anwar, S.H., M.Si., Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti, S.H., M.H., Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani, S.H., Kasi Dokkes Polres Metro Bekasi dr. Fany Sari, Panit Binmas Polsek Tambun Selatan Iptu Syapii, serta Panit Intelkam Polsek Tambun Selatan Ipda Yudho Pranoto.

    Bakti sosial ini dilaksanakan dengan menyerahkan bantuan kepada keluarga Bapak Asep yang tinggal di rumah kontrakan. Bantuan yang diberikan berupa satu unit kursi roda, satu unit sepeda, seperangkat seragam sekolah, serta paket sembako. Kursi roda diberikan untuk nenek dari Habibi yang sedang mengalami sakit, sementara sepeda dan perlengkapan sekolah diberikan untuk Habibi (12), yang selama ini membantu perekonomian keluarga dengan mengendarai delman.

    Selain bantuan sosial, Polres Metro Bekasi juga memberikan dukungan berkelanjutan dengan membantu menyediakan pekerjaan bagi Bapak Asep di SPPG Polri Polres Metro Bekasi, sebagai upaya membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

    Kapolres Metro Bekasi berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga serta memotivasi Habibi agar tetap semangat menempuh pendidikan dan tidak putus sekolah demi meraih masa depan yang lebih baik. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

    Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan pengaduan, segera hubungi Call Center 110 atau layanan CLBK (Curhat Langsung ke Bunda Kapolres Metro Bekasi) 0813-8399-0086 serta melalui nomor pengaduan resmi Polres Metro Bekasi 0811-1939-110.

  • Negara Bergerak Cepat, Evakuasi Tuntas di Tengah Duka Pedalaman Papua

    KOROWAI, PAPUA SELATAN – Di tengah duka yang menyelimuti wilayah pedalaman Papua, aparat gabungan memastikan satu hal: keselamatan warga adalah prioritas. Pagi ini, respons cepat Operasi Damai Cartenz 2026 membuahkan hasil. Area Bandara Korowai Batu berhasil diamankan, dan proses evakuasi korban telah dituntaskan, Kamis (12/2/2026) pagi.

    Sejak pukul 06.00 WIT, personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 yang dibantu unsur TNI telah memasuki lokasi dan menguasai situasi di sekitar bandara. Fokus utama adalah mengevakuasi dua awak pesawat perintis yang menjadi korban dalam insiden penembakan yang terjadi sehari sebelumnya.

    Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa langkah cepat diambil untuk memastikan situasi tidak semakin meluas.

    “Sejak pagi personel kami sudah berhasil mengamankan area bandara dan mengevakuasi kedua korban ke Timika. Keselamatan masyarakat dan stabilitas wilayah menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

    Kedua jenazah telah diterbangkan ke Timika untuk proses identifikasi dan autopsi. Setelah pemulasaraan selesai, jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

    Sementara itu, seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang dipastikan selamat. Mereka merupakan warga lokal yang segera mengamankan diri dan telah kembali ke rumah masing-masing.

    Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI.

    “Alhamdulillah, pagi ini pasukan sudah masuk dan mengamankan lokasi termasuk pesawat. Evakuasi korban sudah selesai dilaksanakan. Saat ini kami fokus pada sterilisasi area dan memastikan situasi benar-benar kondusif,” ujarnya dari Bandara Tanah Merah.

    Sebanyak 20 personel Ops Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi dan diperkuat 12 personel Kopasgat TNI AU. Koordinasi lanjutan juga dilakukan dengan jajaran TNI AD untuk penguatan pengamanan, mengingat wilayah tersebut merupakan bandara perintis yang selama ini melayani akses vital masyarakat pedalaman.

    Dampak psikologis turut dirasakan warga. Berdasarkan data sementara, 39 warga sempat mengungsi ke arah Senggo karena rasa takut. Aparat kini berupaya mensterilkan lokasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah tersebut.

    “Setelah area kami amankan dan situasi dinyatakan kondusif, kami berharap warga yang mengungsi dapat kembali dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan seperti biasa,” tambah Kombes Yusuf.

    Untuk sementara, penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu dihentikan hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman. Berdasarkan hasil pendalaman awal, aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin ELKIUS KOBAK. Sementara itu, aparat masih melakukan pemburuan terhadap kelompok pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

    Saat ini penyelidikan dan penegakan hukum terus berjalan secara terukur dan profesional. Aparat menegaskan bahwa negara hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga untuk melindungi dan memulihkan rasa aman masyarakat.

    Di pedalaman yang aksesnya terbatas dan fasilitasnya sederhana, langkah cepat hari ini menjadi penanda bahwa keselamatan warga Papua tetap menjadi perhatian utama. Situasi terus dipantau, dan aparat gabungan memastikan Korowai kembali tenang.

  • POLRI BENTUK SATGAS ASRI SEJALAN ARAHAN PRESIDEN UNTUK WUJUDKAN LINGKUNGAN KERJA BERSIH, SEHAT, DAN BERKELANJUTAN

    POLRI BENTUK SATGAS ASRI SEJALAN ARAHAN PRESIDEN UNTUK WUJUDKAN LINGKUNGAN KERJA BERSIH, SEHAT, DAN BERKELANJUTAN

    Jakarta, [Rabu,11 Februari 2026] Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi mengimplementasikan Gerakan ASRI (Aktif, Sehat, Ramah, dan Indah) di seluruh lingkungan Polri sebagai langkah nyata menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan kerja.

    Atas arahan Kapolri, Polri membentuk Satgas ASRI Polri yang akan menjadi penggerak utama pelaksanaan program ini secara nasional. Satgas ASRI Polri dipimpin oleh Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja selaku ketua sekaligus dirigen pelaksanaan dari tingkat Mabes Polri hingga jajaran Polda, Polres, dan Polsek di seluruh Indonesia.

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus kepedulian terhadap lingkungan kerja.

    “Bapak Kapolri ingin menegaskan bahwa ASRI bukan hanya sekadar slogan. Pesan yang ingin ditegaskan adalah kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui aksi nyata, dimulai dari hal-hal sederhana dan dari tempat kita bekerja setiap hari,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/2/2026).

    Lebih lanjut disampaikan bahwa langkah Polri ini merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi Presiden Prabowo Subianto pada Taklimat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan.

    Kadivhumas Polri menegaskan bahwa Polri memiliki peran strategis sebagai teladan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, penerapan prinsip ramah lingkungan harus dimulai dari internal institusi melalui langkah-langkah konkret.

    “Gerakan ASRI bukan sekadar program simbolik, tetapi harus menjadi kebiasaan dan budaya kerja Polri sehari-hari. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar birokrasi tidak hanya efektif dan melayani, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan,” tegas Irjen Pol. Johnny Isir.

    Untuk memastikan gerakan ini berjalan efektif, Polri menetapkan petunjuk arahan yang wajib dilaksanakan oleh seluruh jajaran sebagai berikut:

    1. Setiap personel Polri wajib melaksanakan pembersihan lingkungan kerja satu jam sebelum memulai aktivitas kedinasan, dimulai dari ruang lingkup terkecil.
    2. Setiap satuan kerja wajib melaksanakan kurvei atau kerja bakti minimal satu minggu sekali di area Mako dan lingkungan sekitarnya.
    3. Secara periodik mengajak kelompok masyarakat untuk bersama-sama membersihkan fasilitas umum sebagai bentuk sinergi Polri dengan masyarakat.
    4. Melaksanakan langkah-langkah ramah lingkungan seperti pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, penghematan energi dan air, serta penataan ruang kerja yang hijau dan berkelanjutan.

    Kadivhumas Polri juga mendorong para pimpinan di setiap satuan kerja agar aktif menggerakkan seluruh personel untuk terlibat langsung dalam kegiatan peduli lingkungan, termasuk kerja bakti, penanaman pohon, serta pengelolaan sampah yang lebih baik.

    Melalui Gerakan ASRI Polri, diharapkan terbangun kesadaran kolektif seluruh insan Bhayangkara dalam menjaga lingkungan sekaligus memperkuat citra Polri sebagai institusi yang disiplin, peduli, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

    “Upaya ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target pembangunan nasional yang berwawasan lingkungan sebagaimana ditekankan oleh Presiden. Polri siap menjadi contoh terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih bersih, sehat, dan indah,” pungkas Kadivhumas Polri.

    Informasi ini harus segera diketahui masyarakat sebagai wujud komitmen Polri untuk hadir nyata, berbuat nyata, dan memberi manfaat langsung bagi lingkungan serta kepentingan publik.

  • PUSKEU POLRI RAIH PREDIKAT MENUJU WBBM, BUKTI NYATA AKUNTABILITAS POLRI

    PUSKEU POLRI RAIH PREDIKAT MENUJU WBBM, BUKTI NYATA AKUNTABILITAS POLRI

    Jakarta – Pusat Keuangan (Puskeu) Polri menorehkan prestasi penting di tingkat nasional. Satuan kerja di lingkungan Mabes Polri tersebut berhasil meraih predikat Zona Integritas Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Tahun 2025 dalam ajang SAKIP dan ZI Award 2025 yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

    Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PANRB Rini Widyantini pada Rabu (11/2/2026) di Green Terrace TMII, Jakarta Timur. Kegiatan bertajuk “Transformasi Akuntabilitas dan Integritas Menuju Indonesia Emas 2045” ini merupakan agenda nasional tahunan untuk menilai kinerja reformasi birokrasi di seluruh instansi pemerintah.

    Puskeu Polri tercatat sebagai satu-satunya satuan kerja tingkat Mabes Polri yang berhasil memperoleh predikat Menuju WBBM. Selain Puskeu Polri, terdapat tiga satuan kerja kewilayahan Polri yang juga menerima penghargaan serupa, yakni Biro SDM Polda Sulawesi Selatan, Ditlantas Polda Jawa Timur, dan Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur.

    Sementara itu, sejumlah satuan kerja Polri lainnya juga mendapatkan predikat Zona Integritas Menuju WBK Tahun 2025, di antaranya Bidkeu Polda DIY, Jambi, Papua Barat, dan Jawa Barat.

    Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johny Eddizon Isir menegaskan bahwa capaian ini merupakan bukti nyata keseriusan Polri dalam melakukan pembenahan birokrasi secara berkelanjutan.

    “Penghargaan Menuju WBBM yang diraih Puskeu Polri menunjukkan bahwa Transformasi Polri berjalan konsisten dan terukur. Ini adalah bukti bahwa tata kelola keuangan Polri semakin transparan, akuntabel, dan profesional,” ujar Irjen Pol. Johny Eddizon Isir.

    Menurutnya, prestasi tersebut memiliki makna strategis karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    “Informasi ini penting segera diketahui masyarakat. Polri ingin publik melihat bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar konsep, tetapi diwujudkan melalui perubahan nyata di setiap lini pelayanan,” lanjutnya.

    Irjen Jhonny menjelaskan bahwa predikat WBBM merupakan standar tertinggi dalam pembangunan Zona Integritas.

    “WBBM tidak hanya berbicara soal bebas dari korupsi, tetapi juga tentang kecepatan, ketepatan, dan kualitas pelayanan yang benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

    Predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) diberikan kepada instansi pemerintah yang dinilai berhasil mewujudkan birokrasi bersih, bebas dari praktik korupsi, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang modern dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

    Penghargaan ini merupakan tingkat lanjutan setelah predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Dengan demikian, hanya satuan kerja dengan kinerja terbaik yang dapat mencapainya.

    Dalam acara tersebut, Menteri PANRB menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas dan penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menjadi instrumen utama untuk memastikan anggaran negara benar-benar berdampak bagi masyarakat.

    Berdasarkan hasil evaluasi nasional tahun 2025, nilai SAKIP Kementerian/Lembaga mencapai 73,61, pemerintah provinsi 69,05, dan pemerintah kabupaten/kota 64,89. Dari 297 instansi yang berpartisipasi dalam pembangunan Zona Integritas, sebanyak 133 di antaranya dinyatakan lolos predikat WBK dan/atau WBBM.

    Keberhasilan Puskeu Polri meraih predikat Menuju WBBM menjadi bagian penting dari upaya Polri mendukung agenda nasional menuju Indonesia Emas 2045. Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen Polri untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan kualitas pelayanan publik.

    “Ke depan, Polri akan menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik lagi. Tujuan akhirnya adalah meningkatnya kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang semakin profesional, transparan, dan berintegritas,” tutup Kadivhumas Polri.

    Dengan prestasi ini, Polri kembali menegaskan komitmennya untuk terus bergerak maju dan menghadirkan pelayanan terbaik yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

  • Apresiasi Pelayanan BPKB Ditlantas PMJ, Warga Beri Saran Fotokopi Lebih Dekat

    Apresiasi Pelayanan BPKB Ditlantas PMJ, Warga Beri Saran Fotokopi Lebih Dekat

    Jakarta – Pelayanan di Gedung BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya kembali mendapat apresiasi dari masyarakat. Pemohon menilai proses administrasi kendaraan berjalan cepat dengan petugas yang ramah dan informatif, Rabu (11/2/2026).

    Salah satu pemohon, Zaki, mengaku puas usai mengurus balik nama kendaraan. Ia menyebut customer service memberikan arahan yang jelas sehingga proses penyerahan berkas berjalan lancar. “Pelayanannya cukup baik, ramah dan memberikan arahan yang jelas. Jadi kita tahu harus ke mana untuk menyerahkan berkas,” ujar Zaki.

    Meski demikian, ia memberi masukan agar fasilitas fotokopi bisa ditempatkan lebih dekat dengan area pelayanan karena jaraknya cukup jauh dari parkiran.

    Menanggapi hal tersebut, Pamin Seksi BPKB Ditlantas Polda Metro Jaya, Iptu Sunarti, mengatakan pihaknya terus melakukan evaluasi demi meningkatkan kenyamanan masyarakat.

    “Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat, transparan, dan humanis. Setiap masukan dari masyarakat menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan fasilitas maupun sistem pelayanan ke depan,” ujar Iptu Sunarti.

    Ditlantas Polda Metro Jaya memastikan peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang BPKB akan terus dilakukan guna memberikan kemudahan dan kepuasan bagi masyarakat.