Blog

  • Kapolres Metro Depok Pimpin Upacara di SMK Perintis 2, Ajak Pelajar Fokus Raih Masa Depan Tanpa Anarkisme

    Depok – Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada pelaksanaan upacara bendera di SMK Perintis 2 Depok, didampingi Kapolsek Pancoran Mas, dalam rangka kegiatan mitigasi serta pembinaan kepada para pelajar, Senin (08/12/2025).

    Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi sejak dini kepada para siswa agar menjauhi perilaku menyimpang, khususnya keterlibatan dalam aksi anarkis yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

    Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa masa depan generasi muda ditentukan oleh kesungguhan dalam menimba ilmu, kedisiplinan, serta sikap bijak dalam pergaulan. Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah terprovokasi ajakan negatif yang berpotensi merusak masa depan.

    “Pelajar memiliki tugas utama yaitu belajar dan mempersiapkan diri untuk menggapai cita-cita. Jangan sampai masa depan yang cerah hancur karena terlibat dalam tindakan anarkis,” tegas Kapolres.

    Selain itu, Kapolres juga mengajak pihak sekolah, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing para pelajar agar tetap berada pada jalur yang positif.

    Kegiatan upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat serta disambut antusias oleh para siswa dan tenaga pendidik. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Polri dan dunia pendidikan dalam menciptakan generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan taat hukum.

  • “Patroli Malam Humanis, Srikandi Polres Metro Depok Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas”

    Srikandi Polres Metro Depok kembali melaksanakan patroli malam dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan patroli yang berlangsung di sejumlah titik rawan dan area pemukiman ini dilakukan dengan metode dialogis, di mana personel Polwan Srikandi aktif berinteraksi dengan Ojol dan Pedagang yang ditemui.

    Dalam patroli tersebut, para personel tidak hanya memantau situasi wilayah, tetapi juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada serta tidak ragu menghubungi layanan darurat 110 apabila melihat tindak kejahatan, aksi mencurigakan, atau kondisi darurat lainnya. Pendekatan humanis ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif.

    Kegiatan patroli malam Srikandi Polres Metro Depok ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga harkamtibmas. Kehadiran polisi di tengah masyarakat pada malam hari diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.

    Dengan sinergi antara petugas dan warga, Polres Metro Depok menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang responsif dan dekat dengan masyarakat.

  • Peti Pendingin Jenazah Bantuan Polda Riau Tiba di RSUD Lubuk Basung Agam

    Polda Riau mengirimkan bantuan peti pendingin (cool storage) untuk jenazah korban bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bantuan tersebut telah tiba pagi ini di RSUD Lubuk Pasung, Agam.

    Peti jenazah tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakapolda Riau Brigjen Adrianto Jossy Kusumo kepada pihak rumah sakit, Sabtu (6/12/2025). Brigjen Jossy mengatakan bantuan peti jenazah ini merupakan bentuk dukungan Polda Riau untuk mem-back up penuh penanganan bencana di Sumatera Barat.

    Kabid Dokkes Polda Riau selaku Kasatgas DVI Posko Ante Mortem, Kombes Wahono Edi, menyampaikan peti pendingin ini bermanfaat untuk penempatan jenazah korban bencana selama proses identifikasi mayat berlangsung. Ia menyampaikan Kabupaten Agam merupakan wilayah yang terdampak bencana paling parah dengan perkiraan jumlah korban paling banyak.

    “Sehingga, arahan Kapolda Riau untuk memberikan cool storage. Gunanya untuk apa, dengan korban sebegitu banyak dengan kamar jenazah yang terbatas, kita harus memanage penguasaan jenazah sehingga proses identifikasi berjalan baik,” kata Kombes Wahono.

    Cool storage ini sangat diperlukan, mengingat jenazah perlu perhatian khusus, mengingat kondisinya yang mudah mengalami pembusukan. Jenazah yang terpapar udara dengan cepat mengalami pembusukan, sehingga akan lebih sulit untuk dikenali.

    Asisten II Sekda Kabupaten Agam, Adrinaldi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan dari Polda Riau tersebut.

    “Kita sangat bersyukur dan berterima kasih kedatangan pendingin jenazah ini bisa membantu dalam pekerjaan bapak-bapak dari DVI, sehingga ke depannya,” kata Adrinaldi.

    Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Polda Riau dalam upaya penanganan bencana, khususnya di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

    “Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Agam mengucapkan terima kasih yang sangat besar kepada Bapak Kapolda dan Wakapolda, umumnya Polda Riau yang membantu full dalam penanganan bencana di Kabupaten Agam ini,” jelasnya.

    Ia menambahkan, di tengah kondisi berduka ini, Pemkab Agam merasa bangga karena bantuan mengalir dari mana-mana.

    “Memang kita sedang berduka, tetapi kita sangat bangga bahwa kita tidak sendiri. Banyak teman-teman dari pemerintahan kota, TNI, Polri yang membantu kuta, mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa mempercepat pemulihan di Kabupaten Agam. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Polda Riau, salam untuk Bapak Kapolda Riau, mudah-mudahan ini menjadi ladang ibadah,” katanya.

  • Kapolres Pidie Jaya Distribusikan Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Korban Banjir

    Meureudu — Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu memimpin langsung penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu, 6 November 2025. Kegiatan ini merupakan wujud nyata “Polres Pidie Jaya Peduli Bencana Banjir Kabupaten Pidie Jaya”, sekaligus komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan humanis bagi warga yang sedang mengalami masa sulit.

    Sebelum pelaksanaan pelepasan, Kapolres yang didampingi Wakapolres Kompol Iswahyudi serta Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap seluruh bantuan yang akan disalurkan. Langkah ini memastikan bahwa seluruh paket bantuan dalam kondisi baik, lengkap, dan siap didistribusikan kepada warga terdampak.

    Pelepasan tim bantuan dilakukan seusai apel pagi di halaman Mapolres Pidie Jaya. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Kompol Iswahyudi, para Kabag, para Kasat, Kasi Humas, para perwira, dan personel Polres Pidie Jaya dari berbagai satuan kerja.

    Bantuan kemudian diantarkan menggunakan kendaraan dinas oleh Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Samapta, Kasat Lantas, Kasat Binmas, Pamapta, serta personel lainnya ke sejumlah titik lokasi banjir.

    Adapun bantuan yang disalurkan meliputi beras, susu, gula, teh, mi instan, telur, popok anak, air mineral, pembalut wanita, serta perlengkapan rumah tangga lainnya. Selain itu, Polres Pidie Jaya juga menyediakan satu ekor sapi dengan berat bersih 200 kilogram untuk disembelih. Daging sapi tersebut selanjutnya dibagikan ke dapur-dapur umum pengungsian sebagai tambahan kebutuhan konsumsi warga yang terdampak.

    Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu menegaskan bahwa meskipun bantuan ini tidak besar, namun diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

    “Ini adalah bukti bahwa Polri selalu hadir untuk masyarakat. Semoga bantuan ini dapat dirasakan dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya.

    Inisiatif ini sejalan dengan motto Polda Aceh “Meutuah Sabe Tajaga, Aceh Mulia”, yang menempatkan kepedulian, keselamatan, dan kemanusiaan sebagai prioritas utama dalam setiap tindakan kepolisian.

    Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Polres Pidie Jaya kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi yang responsif, peduli, dan selalu berada di tengah masyarakat dalam setiap situasi darurat maupun pemulihan pascabencana.

  • Meski Dengan Risiko Pendaratan, Helikopter Poludara Baharkam Polri Berhasil Dropping Logistik Bantuan ke Aceh Tamiang

    Personel Polisi Udara Baharkam Polri melakukan pengiriman bantuan logistik kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang. Daerah ini menjadi lokasi terdampak yang cukup sulit untuk dilakukan droping batuan melalui jalur udara.

    Kondisi terkini di Aceh Tamiang menunjukan lokasi terdampak yang layak untuk dilakukan pendaratan helikopter untuk droping logistik sangat minim. Sebab, genangan air banjir bandang masih menggenangi sebagian besar daratan.

    “Tidak ada tempat aman untuk melakukan droping bantuan. Seluruh area tergenang, lahan kosong berubah menjadi arus deras, dan titik-titik evakuasi tak lagi dapat dijangkau,” ungkap Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, Sabtu (6/12/25).

    Menurut Kadivhumas Polri, bantuan logistik yang dikirimkan ini akhirnya sampai di Aceh Tamiang dengan dropping penuh risiko. Namun, semua dilakukan demi penanganan masyarakat terdampak yang tetap harus terpenuhi kebutuhannya.

    Pengiriman dilakukan dengan helikopter beserta empat personel, yakni AKBP Dian Didik Arvianto selaku pilot, IPTU Vidya H. Mangundjaya selaku Copilot, Aipda Sanioko, dan Bripka Kukuh Wahyu.

    “Dalam kondisi itu, pilot Kepolisian Udara harus mengambil keputusan cepat. Di tengah hembusan angin kencang dan jarak pandang terbatas, ia memilih satu-satunya titik yang memungkinkan—sebuah lokasi sempit yang sebenarnya sangat berisiko, namun menjadi harapan terakhir bagi warga yang menunggu pertolongan,” jelas Kadivhumas Polri.

    Ditambahkan Kadivhumas Polri, masyarakat lagsung menghampiri helikopter milik Poludara Baharkam Polri yang melakukan dropping bantuan. Bantuan ini akan disalurkan kembali secara bertahap meski pengiriman menemui berbagai tantangan.

    “Dengan manuver presisi, helikopter ditahan pada ketinggian rendah. Awak udara bersiaga, memastikan paket-paket bantuan jatuh tepat sasaran tanpa membahayakan warga. Keputusan ini bukan tanpa bahaya. Tapi demi saudara-saudara kita yang bertahan di tengah banjir Aceh Tamiang, resiko itu harus diambil. Karena di momen genting seperti ini, keselamatan banyak jiwa jauh lebih penting dari apapun,” ujar Kadivhumas Polri.

  • Pencuri rumah dan senjata api milik Brimob pada tahun 2017 kembali ditangkap Subdit Resmob Polda Metro Jaya

    Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan dengan modus membobol rumah kosong di wilayah Poris, Cipondoh, Tangerang.

    Dalam aksinya, pelaku berhasil menggasak kurang lebih 50 gram emas, uang tunai sejumlah Rp25.000.000, dan 1 unit HP yang ditotal kerugian korban ditaksir mencapai Rp126.000.000.

    Peristiwa pencurian ini terjadi pada hari Jumat, 16 Oktober 2025, WIB, di Jalan Kp. Poris Asalam, Cipondoh, Kota Tangerang.

    Pelaku beraksi dengan berjalan kaki mencari target secara acak dan menargetkan rumah tidak berpenghuni untuk memudahkan aksinya. Dalam rekaman cctv pelaku terlihat keluar masuk rumah dengan memanjat pagar lalu merusak teralis jendela rumah.

    Pelaku yang berinisial H alias NANO ditangkap di bawah Fly Over Cengkareng, Jakarta Barat, pada tanggal 2 Desember 2025.

    Dari hasil pemeriksaan, Nano diketahui merupakan seorang residivis spesialis pencurian rumah kosong. la tercatat sudah tiga kali keluar masuk penjara, pada tahun 2017 pelaku menyatroni rumah brimob dan mencuri senjata api, dan 2 kali terlibat kasus pencurian serupa pada tahun 2021 dan 2022.

    Kepada petugas, nano mengaku melakukan aksinya untuk modal jual beli narkotika jenis sabu.

    Selain pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yakni pakaian yang digunakan saat beraksi, 2 unit sepeda motor, dan beberapa perhiasan emas hasil curian.

    Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatannya, pelaku kini dibawa ke Mapolda Metro Jaya, untuk menerima konsekuensi hukum dengan menjalani penahanan dan hukuman di balik jeruji besi. Petugas menjerat pelaku dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman maksimal pidana 9 tahun penjara.

  • Ibu Bhayangkari Pandu Helikopter Bantuan ke Desa Terisolasi di Tapanuli Tengah

    Tapanuli Tengah – Di tengah upaya penanggulangan bencana banjir bandang di Tapanuli Tengah, nama Marlina Wiguna Lumban Tobing muncul sebagai salah satu sosok kunci di lapangan. Ia bukan pejabat, bukan petugas berseragam, tetapi seorang ibu Bhayangkari, istri dari anggota Polri Ipda Nardus Sefri Siahaan yang bertugas di Satlantas Polres Tapanuli Tengah.

    Ketika desanya terdampak banjir bandang dan akses darat terputus akibat longsor dan timbunan material, Marlina mengambil keputusan yang tidak mudah. Ia berjalan kaki menembus hutan dari desanya menuju Kota Pandan, Sibolga, untuk mencari bantuan bagi warga. Perjalanan itu bukan hanya soal jarak, tetapi soal tekad untuk memastikan pertolongan bisa datang secepat mungkin.

    Perjuangan Marlina kemudian membawanya bertemu dengan unsur TNI, Polri, dan pihak terkait yang sedang mempersiapkan misi bantuan menggunakan helikopter. Dalam penerbangan itu, Marlina ikut serta, bukan sebagai penumpang biasa, tetapi sebagai pemandu menuju Desa Bonandolok, salah satu desa yang paling terisolasi akibat bencana.

    Dari udara, tampak warga berkumpul dan menanti kedatangan helikopter di bawah sana. Berdasarkan arahan Marlina, pilot akhirnya menemukan sebuah area terbuka yang dinilai cukup aman untuk dijadikan titik pendaratan. Di lokasi itulah helikopter AS-332 C+1 Super Puma / H-3217 menurunkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya.

    Di sela-sela proses penurunan logistik, Marlina sempat bertemu dengan keluarganya. Pertemuan itu berlangsung singkat, namun cukup untuk saling berpelukan dan memastikan bahwa semua dalam keadaan selamat. Tanpa banyak kata, fokus utamanya tetap pada misi: memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga desa.

    Sebagai istri seorang anggota Polri yang sehari-hari bertugas di Satlantas Polres Tapanuli Tengah, Marlina menunjukkan bahwa peran Bhayangkari bukan hanya di balik layar. Dalam situasi darurat, ia hadir sebagai jembatan antara warga dan aparat, membawa informasi, menunjukkan lokasi, dan membantu proses distribusi bantuan dengan tenang dan terukur.

    Misi kemanusiaan di Tapanuli Tengah ini melibatkan banyak pihak, mulai dari Polri, TNI, hingga para relawan. Apresiasi disampaikan kepada Komandan Lanud Soewondo Marsma TNI Tiopan Hutapea, S.Sos., M.A.P beserta seluruh anggota Lanud Soewondo, serta seluruh crew helikopter AS-332 C+1 Super Puma / H-3217 yang berperan dalam operasi udara.

    Di antara rangkaian unsur resmi itu, kehadiran seorang ibu Bhayangkari seperti Marlina menjadi pengingat bahwa respon bencana tidak hanya bertumpu pada kekuatan institusi, tetapi juga keberanian individu. Tanpa banyak sorotan, ia menjalankan peran sebagai istri, ibu, dan warga desa yang peduli, sekaligus menjadi bagian penting dari rantai pertolongan bagi desanya.

  • KAPOLRES METRO DEPOK PIMPIN APEL OJOL KAMTIBMAS, PERKUAT SINERGI POLRI DAN DRIVER ONLINE DALAM MENJAGA KEAMANAN KOTA

    Depok – Kapolres Metro Depok memimpin langsung Apel Ojol Kamtibmas yang digelar di halaman Polres Metro Depok dan diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) serta Kapolsek jajaran. Kegiatan ini juga dihadiri sekitar 100 pengemudi ojek online dari berbagai provider yang beroperasi di wilayah Kota Depok.

    Apel ini dilaksanakan sebagai bentuk sinergi antara Kepolisian dengan para pengemudi ojek online dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa para ojol memiliki peran penting sebagai “mata ketiga” bagi kepolisian karena aktivitas mereka yang setiap hari berada di jalan dan menjangkau berbagai titik wilayah.

    Kapolres mengimbau para pengemudi ojol untuk tidak ragu membantu serta melaporkan apabila menemukan atau mengetahui adanya tindak pidana di jalan. Pelaporan dapat dilakukan langsung ke Polsek atau Polres terdekat.

    Selain itu, Kapolres juga kembali menegaskan agar masyarakat maupun para pengemudi ojol segera menghubungi Nomor Pengaduan 110 untuk mendapatkan respon cepat dalam penanganan kejadian kriminal maupun situasi darurat lainnya.

    Melalui kegiatan ini, Polres Metro Depok berharap kolaborasi antara kepolisian dan pengemudi ojek online dapat semakin memperkuat ekosistem keamanan kota serta menciptakan kondisi Depok yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

  • Polda Metro Jaya Siapkan Pelayanan Humanis untuk Perayaan Natal Tiberias di GBK

    Jakarta — Polda Metro Jaya menyiapkan lebih dari 1.600 personel gabungan untuk mendukung kelancaran Perayaan Natal Gereja Tiberias Indonesia yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (6/12/2025). Kegiatan ibadah yang diperkirakan dihadiri sekitar 75.000 jemaat ini menjadi salah satu agenda besar menjelang Natal di Ibu Kota.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan bahwa seluruh personel diterjunkan untuk memberikan pelayanan terbaik, mulai dari layanan informasi, penyeberangan, pengaturan lalu lintas, hingga layanan kesehatan. “Fokus kami adalah memberikan pelayanan yang ramah dan mudah diakses oleh seluruh jemaat agar mereka dapat beribadah dengan nyaman,” ujarnya Pada Sabtu (06/12/25).

    Ia menjelaskan bahwa pelayanan melibatkan unsur Polri, TNI, Pemprov DKI Jakarta, tenaga medis, hingga relawan. Petugas ditempatkan di titik keramaian dan pintu masuk untuk membantu jemaat, termasuk lansia dan keluarga dengan anak kecil. “Kami mengimbau jemaat datang lebih awal sebelum acara dimulai, Pos pelayanan terpadu juga kami siapkan bagi yang membutuhkan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Budi meminta dukungan masyarakat untuk ikut menjaga suasana kondusif selama kegiatan berlangsung serta menyampaikan permohonan maaf bila aktivitas warga sempat terdampak. “Apabila terdapat penyesuaian lalu lintas, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Semua dilakukan demi kelancaran kegiatan tersebut. Kami juga mengimbau masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan,” katanya.

    Ia berharap perayaan Natal dapat berlangsung damai, penuh sukacita, dan menjadi momen kebersamaan bagi seluruh umat dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan Ibu Kota. “Bila melihat atau mengalami hal yang berpotensi mengganggu keamanan, silakan segera hubungi Call Center Polri 110. Layanan ini gratis dan aktif 24 jam,” tegasnya.

  • Polda Aceh Kembali Kirimkan Bantuan dan Nakes untuk Korban Banjir di Aceh Tamiang

    Banda Aceh — Polda Aceh kembali memberangkatkan bantuan logistik dan tenaga kesehatan (nakes) melalui Helikopter AW169 dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang. Nantinya, logistik tersebut akan disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir, Jumat, 5 Desember 2025.

    Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, melalui Kabid Humas Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian respons cepat Polda Aceh dalam memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi meski akses darat di sejumlah titik masih terputus akibat bencana banjir.

    Menurut Joko, seluruh bantuan logistik tersebut akan di-drop di Islamic Center Kabupaten Aceh Tamiang, sebelum kemudian didistribusikan secara terkoordinasi kepada para pengungsi dan warga terdampak banjir.

    “Total bantuan logistik yang kami kirim hari ini sebanyak 348 kilogram. Bantuan ini terdiri dari Alkom 5 koli (135 kg), air mineral galon 3 unit (60 kg), mesin air 2 koli (12 kg), inventaris Dansat 1 koli (17 kg), obat-obatan 4 koli (51 kg), rak galon 1 koli (4 kg), komputer dan berkas SDM 1 koli (15 kg), serta biskuit 9 koli (54 kg),” rinci Joko, dalam rilisnya, Jumat, 5 Desember 2025.

    Selain bantuan logistik, Polda Aceh juga mengirimkan tenaga kesehatan dari Bagkes Brimob. Para nakes tersebut akan memberikan pelayanan kesehatan gratis, baik bagi personel yang bertugas maupun masyarakat umum yang membutuhkan penanganan medis akibat dampak banjir.

    Joko menambahkan bahwa pengiriman bantuan secara berkala ini merupakan bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama dalam situasi krisis yang membutuhkan respons cepat dan terarah.

    “Kami memastikan bahwa masyarakat Aceh Tamiang tidak menghadapi bencana ini sendirian. Polri hadir, bekerja, dan membantu maksimal di semua lini. Mulai dari evakuasi, distribusi bantuan, sampai pelayanan kesehatan,” ujarnya.

    Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan. Menurutnya, seluruh unsur pemerintah, baik Polri, TNI, BPBD, Basarnas, maupun unsur terkait lainnya, terus bersinergi untuk mempercepat penanganan banjir serta memulihkan kondisi masyarakat secepat mungkin.

    Respons cepat dari Polda Aceh ini diharapkan mampu membantu meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang serta mempercepat proses pemulihan dari bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

    “Mohon masyarakat tetap bersabar dan tenang. Kami bekerja siang dan malam agar bantuan tersalurkan dengan baik dan pelayanan kesehatan tetap tersedia. InsyaAllah, semua upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tutup Joko.