Blog

  • Polda Metro Jaya Jelaskan Alasan Parkir Berbayar, Ajak Publik Tetap Tertib dan Nyaman

    Jakarta – Sebuah video viral di TikTok memperlihatkan adanya parkir berbayar di lingkungan Polda Metro Jaya. Pengunggah dalam video tersebut menuntut agar parkir digratiskan dengan alasan Polda Metro Jaya merupakan kantor pelayanan publik yang seharusnya memberikan kemudahan kepada masyarakat.

    Menanggapi hal itu, Kayanma Polda Metro Jaya AKBP Agus Rizal menegaskan bahwa parkir berbayar di lingkungan Polda Metro Jaya memiliki dasar hukum yang jelas. Kebijakan ini diterapkan berdasarkan ketentuan pemerintah pusat maupun daerah yang mengatur pemanfaatan aset negara secara resmi dan bertanggung jawab.

    Agus menjelaskan, tarif parkir mengacu pada Pergub DKI Jakarta Nomor 31 Tahun 2017, dengan tarif untuk mobil berkisar Rp 3.000–Rp 12.000 per jam, bus dan truk Rp 4.000–Rp 12.000 per jam, sepeda motor Rp 1.000–Rp 4.000 per jam, serta sepeda Rp 1.000 sekali parkir. Selain itu, kebijakan parkir juga berlandaskan PMK No. 115/PMK.06/2020 mengenai pemanfaatan Barang Milik Negara (BMN) yang harus memberikan pemasukan kepada negara melalui PNBP.

    Agus menegaskan bahwa Polda Metro Jaya bukan satu-satunya instansi pemerintah yang menerapkan parkir berbayar. Sejumlah fasilitas pelayanan publik seperti Polda Jawa Timur, Kementerian Perhubungan, Kementerian Ketenagakerjaan, RSUP Fatmawati, RS Harapan Kita, hingga beberapa RSUD di Jabodetabek dan daerah lain juga menjalankan kebijakan serupa demi menjaga ketertiban dan kualitas pelayanan.

    “Kami mengajak masyarakat untuk tetap menggunakan kantong parkir resmi, selalu meminta karcis, dan segera melaporkan jika ada pungutan liar. Silakan hubungi Call Center Polisi 110 bila menemukan pelanggaran,” tutup AKBP Agus Rizal, seraya memastikan bahwa Polda Metro Jaya terus meningkatkan kenyamanan dan keamanan pelayanan publik.

  • Itwasda Polda Metro Jaya Kenalkan SP4N-Lapor ke Warga di Lokasi Samsat Jakarta Selatan

    Jakarta – Itwasda Polda Metro Jaya kembali menyosialisasikan layanan SP4N-Lapor (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional) kepada masyarakat, Rabu (3/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di area tunggu pelayanan Samsat Jakarta Selatan pada pukul 10.00–11.15 WIB.

    Sosialisasi dipimpin oleh Iptu Ismu Yamtoko dan Iptu Ivan Hardiyanto dari Dumasanwas Itwasda Polda Metro Jaya. Keduanya menyampaikan bahwa SP4N-Lapor merupakan sistem nasional yang memudahkan masyarakat menyampaikan keluhan, saran, dan pengaduan terkait pelayanan publik secara online.

    “SP4N-Lapor memfasilitasi penyampaian laporan secara cepat dan transparan. Semua laporan akan diverifikasi dan diteruskan ke instansi terkait untuk ditindaklanjuti,” ujar Iptu Ismu dalam paparannya.

    Masyarakat dapat mengakses SP4N-Lapor melalui lapor.go.id, SMS ke 1708, aplikasi seluler, maupun Twitter @lapor1708. Identitas pelapor juga dapat dirahasiakan sesuai kebutuhan.

    Dalam kegiatan itu, warga yang tengah menunggu antrean Samsat tampak antusias mendengarkan penjelasan mengenai tata cara pelaporan. Para petugas juga mengajak masyarakat aktif memberikan masukan demi perbaikan layanan publik, termasuk pelayanan kepolisian.

    Sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Polri mewujudkan pelayanan publik yang terbuka, responsif, dan terpercaya sejalan dengan konsep Polri Presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

  • Polri Perkuat Kemitraan dengan Ojek Online: Polda Lampung Gelar Bakti Sosial dan kesehatan pada Apel Ojol Kamtibmas Nasional 2025

    Lampung – Polri memperkuat sinergi keamanan berbasis masyarakat melalui pelaksanaan Apel Ojek Online Kamtibmas Polda Lampung yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mewakili Kapolri pada Rabu, 3 Desember 2025, di Lapangan Apel Mapolda Lampung. Apel yang dihadiri langsung Wakapolri ini melibatkan 900 driver ojek online dan menjadi penutup rangkaian Apel Ojol Kamtibmas Nasional 2025. Rangkaian ini sebelumnya digelar di empat Polda: pertama di Polda Metro Jaya pada 20 Oktober 2025 dengan melibatkan 10.000 driver ojol; kedua di Polda Jawa Timur pada 1 November 2025 dengan 4.425 driver; ketiga di Polda Jawa Barat pada 8 November 2025 dengan 5.000 driver; dan keempat di Polda DIY pada 21 November 2025 dengan 3.500 driver. Dengan pelaksanaan apel di Lampung, total peserta seluruh rangkaian apel mencapai 22.925 driver ojek online.

    Dalam kegiatan ini, Wakapolri membuka acara dengan mengajak peserta mengheningkan cipta untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, sebelum menyampaikan arahan strategis mengenai peran ojek online sebagai bagian dari sistem kewaspadaan dini. Meski kegiatan dipimpin Wakapolri, seluruh pernyataan kepada media disampaikan oleh Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari. Ia menegaskan bahwa kehadiran Wakapolri dalam apel ini menunjukkan perhatian Polri terhadap kemitraan bersama komunitas ojek online. Menurutnya, driver ojol memiliki peran penting dalam membantu Polri karena setiap hari berada di jalan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. “Para driver ojek online adalah mitra strategis Polri yang mampu memberikan informasi cepat dari lapangan. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan, memberikan informasi kejadian, dan membantu mempercepat respons Polri, termasuk saat terjadi kecelakaan, kemacetan, maupun bencana,” ujar Kabid Humas.

    Kombes Pol Yuni Iswandari juga menjelaskan bahwa Wakapolri dalam arahannya menekankan stabilitas ekonomi nasional yang tetap terjaga. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2025 mencapai 5,04%, lebih tinggi dibanding Arab Saudi (5%), Tiongkok (4,8%), Singapura (4,2%), Amerika Serikat (2,1%), dan Australia (1,8%). Selain itu, sektor ekonomi digital Indonesia hampir mencapai nilai 100 miliar dolar AS atau naik 14% dari tahun sebelumnya, di mana sektor transportasi online dan layanan pesan-antar berkontribusi sebesar 10 miliar dolar AS atau meningkat 13% dibanding 2024. “Wakapolri menyampaikan bahwa capaian ekonomi digital tersebut tidak terlepas dari peran besar para pengemudi ojek online yang telah menjadi penghubung utama antara pelaku usaha dan masyarakat,” kata Kabid Humas.

    Sebagai bagian dari pelayanan publik dan kemanusiaan, Polda Lampung menyediakan berbagai layanan pada kegiatan apel tersebut. Sebanyak 200 driver ojol menerima layanan bakti kesehatan yang mencakup poli umum, poli mata, poli THT, kulit dan kelamin, poli penyakit dalam, poli bedah, layanan khitan, laboratorium sederhana, dan apotek. Selain itu, 100 driver ojol mendapatkan layanan perpanjangan SIM, perpanjangan STNK, servis motor ringan, serta pembagian sembako. Polda Lampung juga membagikan 1.200 rompi keselamatan dan 15 helm kepada para peserta sebagai bentuk dukungan keselamatan berkendara.

    Pada kesempatan yang sama, Wakapolri memimpin pelepasan 14 truk bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di Sumatera Barat. Bantuan tersebut terdiri dari 12.489 kilogram beras, 197 koli pakaian, 464 dus bahan makanan, 280 dus minuman, 5.763 dus mi instan, 150 dus mi telur, 5 kotak obat-obatan, 15 dus sembako, 1.515 selimut, 3 dus minyak, 12 mukena, 20 sarung, 2.537 bal popok, 1.213 dus air mineral, serta 1.778 kilogram gula. Kabid Humas menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga terdampak bencana. “Bantuan dalam jumlah besar yang dilepas langsung oleh Wakapolri ini menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan untuk membantu sesama,” ucapnya.

    Kabid Humas menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa rangkaian apel ojol ini semakin memperkuat kemitraan Polri dan masyarakat. Ia menyebut bahwa seluruh kegiatan, mulai dari layanan kesehatan, pelayanan administrasi, distribusi sembako, hingga pengiriman bantuan kemanusiaan, adalah gambaran Polri yang selalu hadir dan bekerja untuk masyarakat.

  • Brimob Aceh Pasang Tali Sling pada Jembatan Putus dan Geser Speed Boat untuk Mendukung Mobilitas Warga di Bireuen

    Bireuen – Tim Evakuasi Pasca Bencana Satuan Brimob Polda Aceh melaksanakan operasi kemanusiaan di Desa Kulu Kuta, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Minggu 30 November 2025. Kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB hingga selesai dengan fokus membantu masyarakat yang terdampak kerusakan akses akibat jembatan penghubung lintas Banda Aceh–Medan yang putus akibat bencana alam.

    Dalam operasi ini, personel melakukan pemasangan tali sling pada jembatan putus guna memperkuat jalur penyeberangan sementara. Tim juga membantu pemasangan kabel Telkomsel dan XL untuk memastikan konektivitas kembali aktif, serta membantu pengangkutan barang-barang milik warga yang hendak melakukan penyeberangan di lokasi tersebut. Kehadiran personel Brimob memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih harus melewati kawasan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Selanjutnya, pada pukul 19.15 WIB, tim turut melaksanakan pergeseran speed boat dari Desa Kulu Kuta menuju Aceh Tamiang. Pergeseran alat SAR tersebut dilakukan sebagai langkah memastikan kesiapsiagaan penanganan bencana di wilayah lain yang berpotensi membutuhkan respons cepat.

    Kegiatan dipimpin oleh Dantimgas Evakuasi Pasca Bencana Ipda Abdi Rasyidin, S.T., yang memastikan seluruh rangkaian tugas berjalan sesuai prosedur dan memperhatikan keselamatan warga. Personel tetap menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan, bekerja tanpa mengganggu aktivitas masyarakat serta mengedepankan koordinasi lapangan.

    Komandan Satuan Brimob Polda Aceh Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran Brimob dalam bencana tidak hanya sebatas evakuasi, namun juga pemulihan akses vital masyarakat.

    “Kami hadir untuk memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman setelah bencana. Pemulihan fasilitas, akses transportasi, dan dukungan lapangan adalah bagian dari tanggung jawab kami,” ujar beliau.

    Salah seorang warga Desa Kulu Kuta, Ilyas Yandra (38 tahun), mengungkapkan rasa haru atas bantuan yang diberikan tim Brimob.

  • KP Wisanggeni-8005 Angkut Bantuan Kemanusiaan dari Sabang ke Pelabuhan Malahayati

    Kapal Polisi (KP) Wisanggeni-8005 milik Polairud Polri hari ini, Rabu (3/12/2025) pukul 07.00 WIB, resmi bertolak dari Dermaga CT-1 Pelabuhan BPKS Kota Sabang membawa personel serta bantuan kemanusiaan untuk korban bencana. Keberangkatan kapal dipimpin langsung oleh personel Polairud dan dilepas oleh Kapolres Sabang.

    KP Wisanggeni-8005 dijadwalkan tiba di Pelabuhan Malahayati pada pukul 09.30 WIB, sebelum menyalurkan seluruh bantuan ke posko penanganan bencana di wilayah terdampak.

    Bantuan yang diangkut merupakan hasil donasi masyarakat Kota Sabang yang dikumpulkan melalui Posko Peduli Bencana Polres Sabang. Total bantuan yang diberangkatkan antara lain:

    • Pakaian bekas layak pakai: 8 ton
    • Pampers: 500 kg
    • Sembako: 2 ton
    • Air mineral: 2 ton
    • Obat-obatan: 2 dus
    • Beras: 2 ton
    • Marker: 3 dus besar

    Secara total, bantuan ini mencerminkan tingginya solidaritas masyarakat Sabang dalam mendukung korban bencana di wilayah Aceh.

    Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengapresiasi langkah cepat jajaran Polri bersama masyarakat dalam pengiriman bantuan tersebut.

    “Kami sangat menghargai kepedulian masyarakat Sabang dan sinergi jajaran Polri dalam memastikan bantuan kemanusiaan bisa segera sampai ke wilayah terdampak. KP Wisanggeni-8005 membawa logistik penting yang sangat dibutuhkan para penyintas,” ujarnya.

    Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa Polri akan terus memastikan seluruh jalur distribusi bantuan berjalan aman dan lancar.

    “Polri tetap siaga mengawal proses distribusi bantuan agar tepat sasaran, sekaligus mendukung percepatan pemulihan di wilayah bencana,” jelasnya.

    Dengan adanya pengiriman ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi dan penanganan bencana dapat berjalan lebih optimal.

  • Polda Metro Jaya Hadir Melayani, Pastikan Agenda Diplomatik Tiongkok Berjalan Aman dan Lancar

    Jakarta – Polda Metro Jaya menurunkan 2.029 personel gabungan untuk memberikan pelayanan dalam rangka kunjungan resmi Ketua Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat Tiongkok atau Chinese People’s Political Consultative Conference (CPPCC), Yang Mulia Wang, di Jakarta pada 3–4 Desember 2025.

    Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan pelayanan pengamanan dilaksanakan secara terpadu untuk memastikan seluruh agenda kenegaraan berjalan aman, tertib, dan lancar.

    “Polda Metro Jaya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi tamu negara. Lebih dari dua ribu personel kami kerahkan, bersinergi dengan TNI dan seluruh stakeholder terkait untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan selama rombongan berada di Jakarta,” ujar Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Rabu (03/12/25).

    Budi menambahkan, ada 74 Delegasi yang akan hadir, diantaranya Delegasi inti, staff pendamping, pengamanan media dan air crew. Seluruh lokasi kegiatan menjadi fokus pelayanan, mulai dari Bandara Internasional Soekarno–Hatta, Hotel Shangri-La, Gedung DPR/MPR/DPD RI, Hutan Kota Plataran GBK, hingga Istana Merdeka. Selain itu, rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan selama pergerakan rombongan.

    “Kami telah melakukan langkah deteksi dini, sterilisasi lokasi kegiatan, dan peningkatan patroli. Kesiapsiagaan penegakan hukum juga kami utamakan untuk mengantisipasi berbagai gangguan keamanan,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Budi meminta dukungan masyarakat agar turut menjaga suasana kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila aktivitas masyarakat sempat terganggu.

    “Kami mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan. Apabila terdapat penyesuaian lalu lintas atau sedikit hambatan selama pergerakan rombongan, kami mohon maaf sebesar‑besarnya. Semua dilakukan demi kelancaran agenda kenegaraan,” ujar Budi.

    Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan di wilayah Ibu Kota.
    “Bila melihat atau mengalami hal yang berpotensi mengganggu keamanan, silakan segera hubungi Call Center Polri 110. Layanan ini gratis dan aktif 24 jam,” tambahnya.

    Polda Metro Jaya berharap pelayanan kunjungan ini dapat memperkuat citra positif Indonesia sebagai negara yang aman, ramah, dan menjunjung tinggi hubungan persahabatan internasional, termasuk dengan Tiongkok.

  • DVI Polda Sumbar Percepat Identifikasi Korban Bencana: 161 Jenazah Terverifikasi, 25 Masih Menunggu Kecocokan DNA

    Sumbar – Proses identifikasi korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Barat terus dikebut oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumbar.

    Dalam konferensi pers yang digelar di Aula RS Bhayangkara Tingkat III Padang, Selasa (2/12/2025), Polda Sumbar menyampaikan perkembangan terbaru penanganan korban bencana kepada publik.

    Konferensi pers tersebut turut dihadiri Kabid Humas Polda Sumbar yang diwakili Ps. Kasubbid Penmas Kompol Omri Yan Sahureka, Kabid Dokkes Polda Sumbar AKBP dr. Faizal, serta Karumkit Bhayangkara TK III Padang Kompol dr. Hari Andromeda, Sp.J. Selain unsur kepolisian, kegiatan ini juga dihadiri oleh para awak media dan jurnalis dari berbagai platform sebagai bentuk keterbukaan informasi Polda Sumbar kepada masyarakat.

    AKBP dr. Faizal dalam pemaparannya menyebutkan bahwa hingga hari ini tercatat 193 korban meninggal dunia akibat bencana yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Barat.

    “Dari jumlah tersebut, 161 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara 32 lainnya masih dalam proses, termasuk 25 jenazah yang saat ini berada di RS Bhayangkara Padang,” jelasnya.

    Ia merinci, dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga. Sementara 25 jenazah lainnya masih berstatus tidak dikenal karena belum ada kecocokan dengan data antemortem.

    Karumkit Bhayangkara TK III Padang, Kompol dr. Hari Andromeda, Sp.J, menekankan bahwa proses identifikasi sangat bergantung pada kelengkapan data pembanding dari keluarga korban.

    “Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera datang ke posko antemortem di RS Bhayangkara Padang. Semakin cepat data pembanding masuk, semakin cepat pula identifikasi dapat kami selesaikan,” tegasnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa sebagian besar jenazah yang sulit teridentifikasi adalah anak-anak. Banyak dari mereka diduga kehilangan orang tua atau kerabat dekat yang seharusnya melapor, sehingga belum ada data antemortem yang masuk.

    Untuk mendukung kelancaran proses identifikasi, RS Bhayangkara kini menerima tambahan satu unit mobil cold storage dari Dinas Pertanian Sumbar. Fasilitas ini membantu menjaga kondisi jenazah selama proses forensik berlangsung.

    Ps. Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumbar, Kompol Omri Yan Sahureka, menegaskan bahwa Polda Sumbar akan bekerja maksimal hingga seluruh korban bencana berhasil diidentifikasi.

    “Polda Sumbar mengajak masyarakat yang kehilangan keluarga untuk segera memberikan data antemortem ke RS Bhayangkara atau posko DVI terdekat. Data pembanding sangat penting agar proses identifikasi dapat segera dipercepat,” ungkapnya.

    Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan konferensi pers bersama awak media merupakan bentuk komitmen Polda Sumbar terhadap transparansi dan keterbukaan informasi, agar masyarakat mendapatkan perkembangan resmi dan akurat terkait penanganan korban bencana.

    Polda Sumbar berharap kerja sama dari masyarakat dapat mempercepat seluruh proses identifikasi, sehingga jenazah korban dapat segera diserahkan kembali kepada keluarga untuk dimakamkan dengan layak.

  • Gerak Cepat! Satlantas Depok Tangani Truk Terguling di Jalan Pemuda Kartini

    Depok — Satlantas Polres Metro Depok yang dipimpin Kanit Kamsel AKP Elly turun langsung ke lokasi untuk mengevakuasi truk yang terguling di Jalan Pemuda, Kartini, arah GDC, Rabu pagi.

    Insiden ini sempat membuat arus lalu lintas tersendat, sebab posisi truk menutup sebagian badan jalan sehingga kendaraan hanya bisa melaju secara bergantian. Situasi padat tak terhindarkan, tetapi petugas bergerak cepat mengurai kondisi.

    Setibanya di lokasi, anggota Satlantas langsung mengamankan area, memasang tanda peringatan, serta mengatur arus kendaraan agar kemacetan tidak semakin panjang. Petugas juga segera berkoordinasi dengan tim derek untuk mempercepat proses evakuasi truk, sehingga jalan dapat digunakan kembali secara normal.

    Pihak kepolisian menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan yang perjalanannya sempat terganggu. Mereka menegaskan bahwa seluruh personel telah berupaya maksimal agar kondisi lalu lintas lekas kembali lancar.

  • Polres Metro Depok Gelar Strong Point Sore untuk Antisipasi Kemacetan di Sejumlah Titik Rawan

    Polres Metro Depok Gelar Strong Point Sore untuk Antisipasi Kemacetan di Sejumlah Titik Rawan
    Depok – Personel Polres Metro Depok bersama jajaran Polsek melaksanakan kegiatan Strong Point Sore (Pengaturan Lalu Lintas) pada Selasa, 2 Desember 2025, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kemacetan pada jam-jam padat di wilayah hukum Polres Metro Depok.

    Kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Metro Jaya terkait peningkatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat melalui kehadiran personel di titik-titik rawan kemacetan.

    107 Personel Dikerahkan
    Dalam operasi pengaturan lalu lintas sore hari ini, total 107 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari:

    Sat Lantas: 14 personel

    Sat Samapta: 8 personel

    Polsek jajaran: 85 personel

    Para personel ditempatkan di berbagai ruas jalan yang kerap mengalami kepadatan, dengan fokus utama menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan.

    Komitmen Pelayanan Polri kepada Masyarakat
    Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    “Pelaksanaan Strong Point Sore ini diharapkan mampu menciptakan arus lalu lintas yang lebih tertib dan lancar, terutama pada waktu pulang kerja yang selalu meningkat. Kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif.”

    Kegiatan berlangsung tanpa kendala berarti dan mendapat respons positif dari masyarakat pengguna jalan.

  • Polres Metro Depok Gelar Patroli Jalan Kaki di Pasar Tradisional, Wujud Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

    Polres Metro Depok Gelar Patroli Jalan Kaki di Pasar Tradisional, Wujud Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat
    Depok — Polres Metro Depok bersama Polsek Jajaran melaksanakan Patroli Jalan Kaki di Pasar Tradisional dalam rangka memastikan situasi kamtibmas tetap aman serta memantau ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, Selasa (2/12/2025).

    Kegiatan patroli dimulai pukul 11.00 WIB dan berlangsung di sejumlah pasar tradisional yang berada di Wilayah Hukum Polres Metro Depok. Total 21 personel dilibatkan, terdiri dari 5 personel Sat Samapta Polres Metro Depok serta 16 personel dari Polsek jajaran.

    Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras, S.I.K., menyampaikan bahwa patroli jalan kaki ini dilakukan sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Petugas menyusuri area pasar untuk berdialog dengan pedagang dan pengunjung, sekaligus melihat langsung kondisi ketersediaan sembako.

    “Patroli ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman, memastikan stabilitas harga serta ketersediaan sembako, dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di area pasar tradisional,” ujar Kapolres.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi pasar terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat juga menyambut baik kehadiran aparat kepolisian yang berpatroli langsung di lapangan.